Kompas.com - 26/02/2018, 16:46 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|

"Dia lebih cocok berusia 80 tahun," kata pria itu terkekeh.

"Tidak, mungkin saya berusia 50 tahun, tapi belum 80 tahun," balas Said.

Baca juga : Benarkah Bahasa Muncul 1,5 Juta Tahun Lebih Awal dari Perkiraan?

Masalah lain adalah, tak ada pekerjaan di wilayah sekitar desa para pria ini. Sehingga mereka harus pergi ke Distrik Swat untuk bekerja.

Di sana mereka harus menggunakan bahasa Pashto untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahkan kini, para pria tersebut terkadang lupa satu atau dua kata dalam bahasa Badeshi saat bercakap-cakap.

Minimnya kesempatan untuk berbahasa Badeshi selama beberapa dekade membuat ketiga orang ini mulai melupakan bahasa tersebut.

Rahim Gul memiliki seorang putra, yang sudah memiliki lima anak, dan mereka semua berbicara dalam bahasa Torwali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ibu saya berbicara bahasa Torwali, jadi orangtua saya tak pernah berbicara bahasa Badeshi di rumah. Saya paham beberapa kata, tetapi tidak bisa berbahasa Badeshi. Semua anak saya juga berbicara bahasa Torwali," kata putra Rahim Gul.

"Saya menyesali itu. Namun, kini saya berusia 32 tahun dan tak ada kesempatan belajar bahasa Badeshi. Saya amat sedih karena bahasa ini akan hilang saat ayah saya meninggal dunia," tambah dia.

Sagar Zaman adalah seorang ahli bahasa yang berafiliasi dengan Forum untuk Inisiatif Bahasa, sebuah LSM yang fokus untuk melestarikan bahasa yang nyaris punah di Pakistan.

"Saya pergi ke lembah ini tiga kali, tetapi warga enggan berbicara dengan bahasa mereka di hadapan saya," ujar Sagar.

Baca juga : Lewat Algoritma, Peneliti Ciptakan Alat Penerjemah Bahasa Hewan

"Saya bersama beberapa ahli bahasa berhasil mengumpulkan beberapa ratus kata yang kami simpulkan bahwa bahasa ini merupakan anggota sub-bahasa Indo-Aria," tambah Sagar.

Sagar menambahkan, para penutur bahasa Pashto dan Torwali menganggap rendah bahasa Badeshi. Sehingga, kondisi itu semakin mempersulit seseorang untuk mempelajari bahasa tersebut.


Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.