Sejarah Manusia Rayakan Natal di Luar Angkasa - Kompas.com

Sejarah Manusia Rayakan Natal di Luar Angkasa

Kompas.com - 27/12/2017, 08:37 WIB
Pavel Vinogradov dan Komandan Anatoly Solovyev di Mir Space Station tahun 1997. Foto: Koleksi NASA
Pavel Vinogradov dan Komandan Anatoly Solovyev di Mir Space Station tahun 1997. Foto: Koleksi NASA


CANBERRA, KOMPAS.com - Meski tanpa ada gaya gravitasi, manusia tidak akan berhenti untuk merayakan musim liburan akhir tahun.

Manusia pertama yang menghabiskan Natal di luar angkasa adalah astronaut Apollo 8, yakni Frank Borman, Jim Lovell dan Bill Anders. Mereka juga menjadi manusia pertama yang mengintari bulan.

Di malam Natal 1968, mereka mengirim foto-foto yang memperlihatkan Bumi yang terbit di Bulan dengan sebuah pesan yang direkam.

Tapi menurut Alice Gorman, antropolog antariksa dari Flinders University, hasil dari upaya mereka tidaklah semegah yang mereka perkirakan sebelumnya.

"Ada tiga pria yang terjebak dalam kapsul mungil yang mengelilingi bulan, bisa dikatakan ini terjadi di masa-masa awal teknologi luar angkasa," katanya, seperti ditulis oleh Australia Plus.

Baca juga : Ledakan Petasan pada Festival Malam Natal di Kuba Lukai 39 Orang

Setelah misi Apollo 8, Amerika Serikat mendirikan sebuah stasiun luar angkasa bernama Skylab yang mengorbit Bumi dari 1973 sampai 1979.

"Empat awak Skylab, di awal tahun 1970-an, merayakan Natal dari kaleng makanan mereka yang dibentuk menjadi pohon Natal yang cantik," kata Gorman.

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mulai mengorbit di tahun 1998 dan mulai membawa awak sejak tahun tahun 2000.

Astronaut dari berbagai negara telah menghabiskan Natal di luar angkasa, yang menandai tradisi kalender Gregorian pada 25 Desember serta tradisi kalender Julian dari gereja Ortodoks Rusia yang merayakan Natal di awal Januari.

"Mereka cukup beruntung, mereka bisa memiliki dua perayaan," kata Gorman.

Baca juga : Inikah Kartu Natal Terkecil di Dunia?

Awak ruang angkasa tetap sibuk, dengan jadwal percobaan sains yang ketat, berolahraga untuk menjaga tubuh mereka tetap bekerja dalam gravitasi rendah, serta melakukan pemeliharaan ke stasiun.

"Mereka berada dalam eksperimen besar itu sendiri, tidak ada pemisahan antara kehidupan kerja dan kehidupan di luar kerja," katanya.

"Tapi mereka sempat libur pada Hari Natal."

Setiap anggota awak diperbolehkan membawa sekotak kecil barang-barang pribadi bersama mereka saat tinggal di ISS.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, telah menjadi tradisi di kalangan astronaut untuk merekam pesan video, yang seringkali mencerminkan makna Natal saat mereka berada lebih dari 300 kilometer di atas keluarga dan teman-temannya.


EditorVeronika Yasinta
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X