Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2017, 21:01 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

ANKARA, KOMPAS.com - Kepolisian Turki berhasil menyelamatkan 57 migran asal Pakistan yang ditahan di ruang bawah tanah milik penyelundup.

Media lokal melaporkan pada Selasa (28/11/2017), para migran tersebut kemungkinan akan diperas.

Modus yang digunakan, para migran dijanjikan akan dibawa menuju Eropa dengan membayar 10.000 dolar AS (sekitar Rp 135 juta).

Baca juga: Ratusan Migran Afrika Diselamatkan dari Lepas Pantai Spanyol

Surat kabar harian Hurriyet juga menuliskan beberapa migran ditemukan pada Senin (27/11/2017) telah disiksa.

Polisi telah menahan tiga orang penyelundup yang dicurigai telah menyesatkan para migran saat terjadinya serangan di sisi kota.

Para migran tersebut berharap dapat masuk ke Eropa melalui Yunani atau Italia dan menjanjikan uang kepada penyelundup sesampainya di tujuan.

Namun, kelompok penyelundup tersebut justru mengurung para migran dan memaksa mereka menelpon keluarganya untuk mengatakan bahwa mereka telah tiba di Eropa dan meminta dilakukan pengiriman uang pembayaran.

Ratusan ribu migran dari Suriah, Irak, Pakistan dan juga Afghanistan telah memasuki wilayah benua Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Migran Afrika Diperdagangkan di Pasar Budak Libya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.