Kompas.com - 21/11/2017, 14:38 WIB
Para migran Afrika di sebuah pangkalan angkatan laut di ibukota Libya, Tripoli setelah diselamatkan dari sebuah perahu karet di lepas pantai Libya. MAHMUD TURKIA / AFPPara migran Afrika di sebuah pangkalan angkatan laut di ibukota Libya, Tripoli setelah diselamatkan dari sebuah perahu karet di lepas pantai Libya.
|
EditorAgni Vidya Perdana

MADRID, KOMPAS.com - Ratusan migran Afrika telah diselamatkan di lepas pantai Spanyol dalam kurun waktu 24 jam.

Mereka diselamatkan oleh patroli keamanan laut Spanyol, Salvamento Maritimo bersama Angkatan Laut dan polisi keamanan sipil Guardia Civil.

Tindakan penyelamatan juga masih dilakukan termasuk untuk memulihkan kondisi kesehatan para migran.

Baca juga: Migran Afrika Diperdagangkan di Pasar Budak Libya

Spanyol saat ini menjadi pintu masuk tersibuk ketiga kedatangan migran Afrika ke Eropa. Meski masih jauh jika dibandingkan Italia dan Yunani.

Sepanjang tahun 2017 ini, tercatat sudah lebih dari 17.000 migran Afrika yang tiba di Spanyol melalui jalur laut. Jumlah tersebut tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belakangan makin banyak warga Afrika yang memilih mengambil rute memutar dan jauh untuk dapat sampai di Eropa.

Mereka menghindari jalur berbahaya di Libya menuju Italia dan memilih melalui Maroko atau Spanyol.

Pada Sabtu (18/11/2017), sebanyak 431 orang migran Afrika memasuki Spanyol melalui kota Murcia. Mereka menggunakan 41 kapal penyelamat.

Sebanyak 110 migran lainnya juga ditemukan petugas patroli di perairan laut Alboran, antara Maroko dan pantai Andalusia Spanyol.

Operasi penyelamatan juga dilakukan di Selat Gibraltar terhadap 48 orang yang menggunakan empat perahu penyelamat.

Menurut data dari Organisasi Migrasi Internasional (IOM) hingga 160.000 orang telah melakukan perjalanan berbahaya menuju Eropa pada tahun ini dengan 3.000 lebih meninggal atau hilang dalam perjalanan.

Baca juga: Perancis Siap Terima Pengungsi Afrika



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X