Wanita Saudi Beli Paket Wisata untuk Latihan "Nyetir" di Luar Negeri

Kompas.com - 17/11/2017, 16:18 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorErvan Hardoko

JEDDAH, KOMPAS.com - Sejumlah agen perjalanan di kota Jeddah, Aran Saudi kebanjiran permintaan paket wisata ke luar negeri dari para perempuan negeri itu.

Para perempuan Saudi itu ingin pergi ke negara-negara tetangga untuk belajar mengemudikan mobil.

Para perempuan Saudi itu ingin merasakan terlebih dahulu menyentuh kemudi mobil sebelum masuk ke sekolah mengemudi di dalam negeri. Demikian dikabarkan harian Al-Watan, Rabu (15/11/2017).

Untuk memenuhi keinginan ini, agen-agen perjalanan di kota Jeddah membebankan tarif sebesar 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 13,5 juta per orang.

Baca juga : Perempuan Saudi Ditangkap karena Menentang Larangan Mengemudi

Paket perjalanan ini sudah termasuk tiket, akomodasi, dan latihan mengemudi dari para profesional selama lima hari dengan durasi dua jam setiap harinya.

Abdulhadi al-Arjani, anggota Komite Nasional Sekolah Mengemudi Arab Saudi, kepada harian Al-Watan mengatakan, para perempuan Saudi harus belajar mengemudi di dalam negeri.

"Sebab, aturan lalu lintas antara satu negara dan negara lainnya berbeda," kata Al-Arjani.

Sementara itu, seorang pemilik agen perjalanan Abdullah al-Ramadan mengatakan, sebagian besar perempuan yang membeli paket perjalanan memilih Mesir sebagai negara untuk berlatih mengemudi.

Direktorat Jenderal Lalu Lintas Arab Saudi (Muroor) beberapa hari lalu mengumumkan pelajaran mengemudi wajib ditempuh untuk mendapatkan surat izin mengemudi (SIM).

Awalnya, mereka yang ingin mendapatkan SIM harus menjalani ujian mengemudi. Namun kini, SIM tak akan diberikan kecuali pemohon telah mengikuti pelajaran mengemudi antara 30-120 jam.

Baca juga : Perempuan Saudi Kedapatan Nyetir, Pemilik Mobil Didenda 

Juru bicara Muroor, Brigjen Mohammed al-Bassami mengatakan, diperlukan 90-120 jam pelatihan intensif bagi mereka yang sama sekali belum bisa mengemudi.

Sementara, bagi mereka yang sudah bisa mengemudi hanya diharusnya mengikuti pelajaran selama 30 jam.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X