Empat Negara Ini Lanjutkan Usaha Hentikan Perang di Afganistan

Kompas.com - 15/10/2017, 21:44 WIB
Delegasi dari Afganistan, Pakistan, AS and China membahas upaya menghentikan perang dengan Taliban di Istana Presiden di Kabul, Afganistan, Senin, 18 Januari 2016. (Foto: Dok.) AP via VOADelegasi dari Afganistan, Pakistan, AS and China membahas upaya menghentikan perang dengan Taliban di Istana Presiden di Kabul, Afganistan, Senin, 18 Januari 2016. (Foto: Dok.)
EditorPascal S Bin Saju

ISLAMABAD, KOMPAS.com – Empat negara ini, yakni Afganistan, Pakistan, China, dan Amerika Serikat (AS) akan melanjutkan pembicaraan mereka, Senin (16/10/2017), di Oman dalam usaha untuk mencari penyelesaian politis melalui perundingan atas perang Afganistan.

Pertemuan yang dinamakan Quadrilateral Cooperation Group (QCG), di negara Teluk itu diadakan setelah terhenti  16 bulan.

Para pejabat tinggi kementerian luar negeri dari empa negara tersebut  akan memimpin delegasi negara masing-masing dalam pembicaraan empat pihak itu.

"Tujuannya adalah mendatangkan faksi-faksi yang berperang ke meja perundingan. Semua anggota QCG akan mengadakan pertemuan dan memutuskan tentang pengambilan langkah berikut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Nafees Zakaria, menjelang pertemuan Senin.


Baca: Jenderal AS Yakin Rusia Pasok Senjata untuk Taliban Afganistan

QCG diluncurkan Januari tahun 2016. Tujuannya adalah agar semua anggota menggunakan pengaruh masing-masing terhadap pemerintah Afganistan dan pemberontak Taliban supaya mereka melakukan perundingan.

Tetapi proses perdamaian itu macet setelah sidang kelima pada Mei 2016 setelah serangan drone AS menewaskan pemimpin Taliban, Mullah Akhtar Mansoor, ketika ia sedang melintasi provinsi Baluchistan, Pakistan.

Keengganan pemberontak melakukan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Afganistan dan hubungan Kabul yang rusak dengan Islamabad juga menghambat pembicaraan QCG sebelumnya untuk mencapai kemajuan yang signifikan.

Baca: Taliban Serang Sebuah Kantor Polisi Afganistan, 5 tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X