Mengapa AS Tak Sebut Penembak di Las Vegas Sebagai Teroris?

Kompas.com - 05/10/2017, 22:32 WIB
Ilustrasi bahasa Thinkstocks/DranteIlustrasi bahasa
|
EditorAmir Sodikin

(Added Pub. L. 102–572, title X, §?1003(a)(3), Oct. 29, 1992, 106 Stat. 4521; amended Pub. L. 107–56, title VIII, §?802(a), Oct. 26, 2001, 115 Stat. 376.)

Dari pendefinisian di US Code 2331 inilah, motif terlihat menjadi lebih penting lagi untuk menentukan seseorang melakukan aksi terorisme sekaligus bisa disebut teroris atau tidak. Poin yang terlihat paling butuh kepastian motif untuk memenuhi definisi terorisme di sini adalah tujuannya untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah.

Tak kunjung ditemukannya motif Paddock dan keterkaitannya dengan kelompok atau kepentingan politik tertentu, bisa jadi merupakan alasan Paddock sampai saat ini tak disebut sebagai teroris demikian juga aksinya tak dilabeli terorisme oleh pemerintah dan otoritas Amerika Serikat.

Kamus

Di luar perdebatan hukum, kamus juga ternyata bisa cukup menjelaskan posisi penembakan di Las Vegas ini. Sekalipun aksi Paddock jelas memenuhi definisi kata “teror” baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, penembakan itu ternyata belum cukup memenuhi definisi teroris dan terorisme dalam kamus bahasa Inggris.


Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), misalnya, mendefinisikan kata teror sebagai usaha menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan. Lalu, teroris menurut KBBI berarti orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik.

Pada arti kata teroris di atas, tujuan politik dalam aksi kekerasan sudah eksplisit disebutkan, untuk pelaku tindakan brutal dapat dilabeli sebagai teroris. Berikutnya, arti kata terorisme menurut KBBI adalah penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik); praktik tindakan teror.

Bila merujuk KBBI, tujuan politik terlihat tidak mutlak menjadi dasar penyebutan sebuah aksi kekerasan dapat disebut sebagai terorisme. Namun, kamus bahasa Inggris—dalam hal ini menggunakan Oxford Learnes’s Dictionary—memberikan sudut pandang yang berbeda lagi.

Menurut Oxford Learnes’s Dictionary, ada empat definisi untuk kata teror (terror), yaitu a feeling of extreme fear, a feeling of sheer/pure terror; a person, situation or thing that makes you very afraid; violent action or the threat of violent action that is intended to cause fear, usually for political purposes; serta a person (usually a child) or an animal that causes you trouble or is difficult to control.

Di situ, teror menunjuk kepada perasaan ketakutan, situasi yang menimbulkan ketakutan, pelaku tindak kekerasan yang memunculkan ketakutan, atau seseorang yang menyulitkan di luar kendali.

Lalu, definisi teroris (terrorist) menurut kamus itu adalah “a person who takes part in terrorism”, orang yang ambil bagian dalam terorisme. Adapun arti kata terorisme (terrorism) juga hanya satu, yaitu the use of violent action in order to achieve political aims or to force a government to act, penggunaan aksi kekerasan demi mencapai tujuan politik atau untuk memaksa pemerintah bertindak.

Berbeda dengan KBBI, kamus Oxford jelas menyatakan bahwa teroris dan terorisme mutlak mempersyaratkan tujuan politik di dalam aksi kekerasan yang terjadi. Dari sini, terlihat arah pilihan kata yang digunakan untuk peristiwa di negara-negara Barat yang beritanya dimuat media setempat dengan narasumber berasal dari sana.

Perdebatan di Amerika Serikat soal aksi Paddock sudah sampai topik bahasan pembatasan kepemilikan senjata. Apakah penembakan di Las Vegas ini akan ada membawa perubahan pemaknaan tentang teroris dan terorisme ini di negara Paman Sam? Kita tunggu. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X