Teroris ISIS Rebut Kota Simbol "Koeksistensi Religius" di Suriah

Kompas.com - 01/10/2017, 16:52 WIB
Bendera ISIS The IndependentBendera ISIS
EditorGlori K. Wadrianto

BEIRUT, KOMPAS.com - Gerombolan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS), Minggu (1/10/2017), merebut Kota Al-Qaryatain, di Suriah bagian tengah.

Kota itu selama ini dikenal sebagai simbol koeksistensi religius (berdampingan secara damai) di pusat Provinsi Homs.

Jatuhnya Kota Al-Qaryatain ke tangan para teroris terjadi dalam sebuah serangan mendadak terhadap pasukan rezim Suriah.

Organisasi Observatorium untuk Pengawasan Hak Asasi Manusia Suriah menyebutkan, teroris menguasai Kota Al-Qaryatain sejak Minggu pagi.


Baca: Teroris ISIS Hancurkan Monumen Kuno Tetrapylon di Palmyra

Diberitakan AFP, bentrokan terjadi setelah para teroris menyelinap masuk dan melakukan serangan mendadak.

Keterangan ini disampaikan Rami Abdel Rahman dari organisasi yang berkedudukan di Ingris tersebut. 

Rahman mengatakan, selama ini pasukan pemerintah mengepung dan menjaga kota tersebut. Sebab, ada pula warga Suriah beragama Kristen yang hidup di dalam kota itu.

Sebelum perang berkecamuk di tahun 2011, Al-Qaryatain menjadi rumah bagi sekitar 30.000 orang, 900 di antaranya adalah warga Kristen.

Baca: ISIS Hancurkan Menara Elhabal di Suriah

Pasukan rejim Suriah merebut kembali Al-Qaryatain pada bulan April 2016, setelah delapan bulan dikendalikan oleh para teroris. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X