Kompas.com - 20/01/2017, 17:10 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BEIRUT, KOMPAS.com - Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menghancurkan the Tetrapylon (four gates), salah satu dari monumen paling terkenal di kota kuno Palmyra.

Selain itu, para teroris juga merusak fasad bangunan kuno teater romawi di sana.

Informasi ini diungkapkan Kepala lembaga barang antik Suriah Maamoun Abdulkarim kepada kantor berita Reuters, Jumat (20/1/2017).

Kelompok teroris ini kembali menguasai Palmyra setelah mengambil alih wilayah tersebut pada bulan Desember lalu.

Pengambilalihan ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya Palmyra dikuasai dari tangan pasukan militer Suriah.

Pasukan pemerintah dan milisi aliansinya, yang juga didukung kekuatan angkatan udara Rusia sempat merebut Palmyra pada Maret 2016 setelah pendudukan ISIS sejak 2015. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.