Kompas.com - 26/07/2017, 07:23 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Kepolisian Pakistan menggerebek pesta pernikahan seorang pemuda 22 tahun dengan anak perempuan berusia lima tahun tetapi gagal menghentikan prosesi.

Insiden ini terjadi di desa Raman Shar, Dakhan Town, provinsi Sindh, Pakistan. Sayangnya, saat penggerebekan terjadi prosesi pernikahan baru saja berakhir.

Meski demikian polisi menangkap beberapa orang yang hadir dalam upacara pernikahan itu termasuk pengantin pria Habibullah Shar, penghulu Molvi Kifayatullah Bhutto (40), dan ayah pengantin pria Gul Meer.

Harian terbitan Pakistan, Dawn melaporkan, pengantin perempuan, Zamer Shar dan ibunya juga dibawa ke kantor polisi setempat untuk menjalani pemeriksaan.

Baca: Perkawinan Anak di Jerman Segera Dibatalkan

Semua orang yang ditahan kepolisian dijerat dakwaan yang diatur dalam Undang-undang anti-pernikahan anak yang terbit pada 2013.

Kepolisian juga mendakwa pengantin pria, orangtuanya , dan orangtua pengantin perempuan sesuai KUHP Pakistan.

Sesuai undang-undang yang berlaku di Pakistan, semua pernikahan di mana salah satu pengantin berusia di bawah 18 tahun dianggap sebagai perkawinan di bawah umur.

Sementara, semua orang yang dianggap bersalah memfasilitasi pernikahan anak-anak terancam hukuman penjara maksimal selama tiga tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Dawn
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.