Kompas.com - 02/11/2016, 06:45 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Menteri Kehakiman Jerman, Heiko Maas, Selasa (1/11/2016), mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan menyatakan pembatalan perkawinan anak.

Kecuali untuk kasus-kasus tertentu di mana pasangan berusia sekurang-kurangnya 16 tahun, seperti dilaporkan oleh Voice of America.

Di tengah meningkatnya arus masuk migran ke Jerman baru-baru ini, pihak berwenang mendapati peningkatan jumlah anak-anak yang menyatakan diri telah menikah.

Pada tahun 2015, Jerman menerima satu juta pengungsi, sebagian besar dari Timur Tengah.

Semenara Deutche Welle melaporkan, polisi federal Jerman mengatakan, jumlah pengungsi anak-anak yang hilang meningkat dua kali lipat sejak awal tahun ini. Sebagian besar mereka berusia antara 14-17 tahun. 

Tentang perkawinan anak-anak di Jerman, jumlahnya masih belum diketahui tetapi pihak berwenang memperkirakan ada lebih dari 1.000 kasus.

Maas mengusulkan RUU yang akan membatalkan semua perkawinan anak-anak, terutama yang dilakukan oleh mereka yang berusia kurang dari 16 tahun.

Kepada wartawan, Maas mengatakan bahwa perkawinan di luar negeri yang melibatkan anak-anak berusia 16-17 tahun juga akan dibatalkan.

Namun, ketentuan itu  mengecualikan untuk yang “ada alasan khusus” seperti sudah ada anak yang dilahirkan dari pasangan itu atau perempuan yang dinikahi sudah hamil.

Maas tidak mengatakan apakah hal ini akan menimbulkan dampak pada UU Jerman yang memperbolehkan seseorang yang berusia 16 tahun menikah dengan izin orang tua. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.