Salin Artikel

Penggerebekan Polisi Gagal Hentikan Prosesi Pernikahan Anak-anak

Insiden ini terjadi di desa Raman Shar, Dakhan Town, provinsi Sindh, Pakistan. Sayangnya, saat penggerebekan terjadi prosesi pernikahan baru saja berakhir.

Meski demikian polisi menangkap beberapa orang yang hadir dalam upacara pernikahan itu termasuk pengantin pria Habibullah Shar, penghulu Molvi Kifayatullah Bhutto (40), dan ayah pengantin pria Gul Meer.

Harian terbitan Pakistan, Dawn melaporkan, pengantin perempuan, Zamer Shar dan ibunya juga dibawa ke kantor polisi setempat untuk menjalani pemeriksaan.

Baca: Perkawinan Anak di Jerman Segera Dibatalkan

Semua orang yang ditahan kepolisian dijerat dakwaan yang diatur dalam Undang-undang anti-pernikahan anak yang terbit pada 2013.

Kepolisian juga mendakwa pengantin pria, orangtuanya , dan orangtua pengantin perempuan sesuai KUHP Pakistan.

Sesuai undang-undang yang berlaku di Pakistan, semua pernikahan di mana salah satu pengantin berusia di bawah 18 tahun dianggap sebagai perkawinan di bawah umur.

Sementara, semua orang yang dianggap bersalah memfasilitasi pernikahan anak-anak terancam hukuman penjara maksimal selama tiga tahun.

https://internasional.kompas.com/read/2017/07/26/07235661/penggerebekan-polisi-gagal-hentikan-prosesi-pernikahan-anak-anak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.