Kompas.com - 10/04/2017, 05:39 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

TANTA, KOMPAS.com - Jumlah jemaat yang tewas dalam dua ledakan bom di gereja Koptik di Kota Tanta dan Alexandria, Mesir, saat ibadah Minggu Palma, Minggu (9/4/2017) telah bertambah menjadi 44 orang.

Presiden Abdel Fattah el-Sisi pun memerintahkan penyebaran pasukan keamanan dan mendeklarasikan negara dalam keadaan darurat hingga tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, seperti diberitakan Reuters, kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Baca: Kelompok Teroris Ini Mengaku Ledakkan Bom di 2 Gereja di Mesir

Rangkaian serangan ini terjadi hanya satu minggu menjelang perayaan Paskah, dan juga rencana kunjungan Pemimpin Umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus ke Mesir.

Aksi teror ini merupakan peristiwa terbaru yang dialami kelompok religius minoritas di Mesir, yang dilakukan oleh kelompok teroris.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Presiden Mesir yang telah berjanji untuk melindungi kelompok minoritas dalam salah satu janji kampanye melawan gerakan ekstrimis.

Ledakan pertama terjadi di Kota Tanta, kota yang berada di delta Sungai Nil, sekitar 100 kilometer sebelah utara Kairo.

Baca: Bom Meledak di Tengah Ibadah Minggu Palma, 21 Jemaat Gereja Tewas di Tanta

Peristiwa itu terjadi di dalam Gereja St. George ketika ibadah Minggu Palma sedang berlangsung. Bom dipasang di bagian depan kursi jemaat di dalam ruang ibadah.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.