Kompas.com - 10/04/2017, 05:39 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Ledakan itu tercatat menewaskan 27 orang dan melukai lebih dari 78 orang. Demikian data yang dilansir pihak Kementerian Kesehatan Mesir. 

Ledakan kedua terjadi beberapa jam setelah itu di Kota Alexandria, di Katedral Santo Markus.

Baca: Setelah Tanta, Ledakan Bom Guncang Gereja di Alexandria, 11 Tewas

Tercatat ada 17 korban tewas dalam ledakan ini, dan 48 lainnya terluka. 

Pemimpin umat Kristen Koptik, Paus Tawadros sedang memimpin ibadah Minggu Palma di gereja itu, saat ledakan yang disebut sebagai serangan bom bunuh diri tersebut terjadi.

Berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri Mesir, Paus Tawadros luput dari maut, dan selamat tanpa terluka. 

"Aksi semacam ini tak akan mengoyak persatuan dan kebersamaan bangsa," kata Tawadros yang dikutip media Mesir. 

Kelompok teroris ISIS menyebut ada dua pelaku serangan yang mengenakan jaket bom dalam serangan di Alexandria ini. Mereka pun mengancam masih akan ada serangan lanjutan di Mesir.

"Tentara salib dan sekutu murtad mereka harus tahu konsekuensi antara kami dan mereka, jumlahnya sangat besar dan mereka harus membayar dengan sungai-sungai darah dari anak-anak mereka, insya Allah.

"Tunggu kami, karena kami akan menunggu kalian," demikian pernyataan kelompok teroris itu.

Baca: Bom Guncang Gereja Koptik di Mesir, Apa Komentar Paus Fransiskus?


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.