Turki Izinkan AS Gunakan Pangkalan AU Incirlik untuk Gempur ISIS

Kompas.com - 26/07/2015, 01:25 WIB
Sebuah jet F-16 milik Angkatan Udara Turki tengah bersiap lepas landas di pangkalan udara Incirlik. AP Photo/Vadim GhirdaSebuah jet F-16 milik Angkatan Udara Turki tengah bersiap lepas landas di pangkalan udara Incirlik.
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki disebut segera mengizinkan Amerika Serikat memakai pangkalan udara militer dekat perbatasan Suriah guna melancarkan serangan udara terhadap ISIS. Demikian disampaikan sejumlah pejabat AS, Jumat (24/7/2015).

Kesepakatan itu sejauh ini belum dikonfirmasi secara resmi pemerintah Turki. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah pejabat AS yang tidak mau disebutkan identitasnya, Presiden AS Barack Obama dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mencapai kesepakatan saat berbicara melalui sambungan telepon pada Rabu (22/7/2015) waktu setempat.

Kepada surat kabar The New York Times, seorang pejabat AS lainnya mengatakan penggunaan Lanud Incirlik memperlebar kemampuan militer AS dalam menyerang target-target ISIS.

Gedung Putih juga belum berkomentar mengenai ‘kesepakatan’ itu. Namun, juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, menyebutkan bahwa Obama dan Erdogan telah sepakat memperdalam kerja sama kedua negara.

Pangkalan udara Incirlik terletak dekat perbatasan Turki dan Suriah. Pangkalan itu pernah digunakan untuk menyerang militer Irak sewaktu mendiang Saddam Hussein masih berkuasa.

Apabila itu dipakai militer AS, analis memperkirakan kekuatan ISIS di Kota Raqqa, Suriah, akan terancam. Kesepakatan antara Obama dan Erdogan mengemuka di tengah kritik khalayak Turki terhadap pemerintahan Erdogan yang dinilai lamban menanggapi serangan di Kota Suruc.

Di kota yang hanya berjarak 10 kilometer dari perbatasan Suriah itu sebuah ledakan bom bunuh diri menewaskan 32 orang, sebagian besar merupakan mahasiswa. Bom itu diduga merupakan ulah para simpatisan ISIS.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X