Ulama Pakistan: Wanita Pakai Celana "Jeans" Sebabkan Gempa Bumi

Kompas.com - 01/06/2015, 15:32 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Pemimpin Jamiat Ulema-e-Islami (JUI-F) Maulana Fazlur Rehman meminta angkatan bersenjata Pakistan menggelar operasi militer terhadap para perempuan yang mengenakan celana jeans.

Permintaan Maulana ini disampaikan dalam sebuah jumpa pers di Islamabad, akhir pekan lalu. Demikian dikabarkan harian The New Indian Express.

Apa alasan Maulana mengeluarkan permintaan tersebut? Menurut dia, perempuan yang berpakaian tidak sopan adalah penyebab terjadinya gempa bumi, inflasi, dan berbagai bencana lainnya.

Maulana melanjutkan bahwa para perempuan yang mengenakan pakaian "terbuka" sama dengan senjata penghancur massal seperti bom nuklir yang bisa menghancurkan Pakistan.

Dia kemudian menuding para perempuan yang mengenakan pakaian yang menurut dia tidak sopan sebagai biang krisis di Baluchistan, yang saat ini sedang kekurangan pasokan energi dan mengalami masalah keamanan.

Lebih lanjut, Maulana menambahkan, jika para perempuan berpakaian sebagaimana mestinya dan tetap tinggal di rumah, kemungkinan besar Taliban tidak akan melakukan aksi kekerasan di Pakistan.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengecam operasi militer yang digelar Pemerintah Pakistan melawan kelompok Tehrek-e-Taliban atau Taliban Pakistan.

Dia mengatakan, Taliban bukan musuh negeri itu dan mendesak pemerintah untuk mengerahkan kekuatan demi memusnahkan musuh-musuh Pakistan yang sesungguhnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X