Ada 500 Warga Turki Berperang di Suriah

Kompas.com - 27/11/2013, 17:51 WIB
Dari foto yang diunggah ke jejaring sosial Twitter ini, terlihat seorang pria bertopeng hitam menebang pohon tua berusia 150 tahun di kota Atme, Suriah karena dianggap berhala yang disembah warga. Twitter/Naharnet.comDari foto yang diunggah ke jejaring sosial Twitter ini, terlihat seorang pria bertopeng hitam menebang pohon tua berusia 150 tahun di kota Atme, Suriah karena dianggap berhala yang disembah warga.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Data termutakhir Kementerian Dalam Negeri Turki menunjukkan ada sekitar 500 warga Turki ikut berperang di Suriah. "Mereka bergabung dengan Front Nusra yang terafiliasi dengan Al Qaeda melawan kekuatan militer Presiden Suriah Bashar Al-Assad," kata kementerian itu sebagaimana warta Harian Zaman pada Rabu (27/11/2013). Data soal keterlibatan warga Turki itu sejatinya berasal dari Organisasi Intelijen Nasional Turki dan Kepolisian Nasional Turki. "Dari jumlah itu, sudah 88 orang tewas dalam pertempuran," kata kedua lembaga tersebut.

Hingga kini, Turki berada di belakang kelompok pemberontak Suriah. Turki bahkan menyediakan perbatasannya bagi kelompok-kelompok pemberontak.

Kendati begitu, Turki meningkatkan kewaspadaan pula terhadap kelompok-kelompok pemberontak itu. Pasalnya, semakin banyak warga Turki yang ikut dalam perekrutan kelompok pemberontak tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X