Kompas.com - 21/09/2013, 17:24 WIB
Seorang mantan pejuang Taliban terlihat saat ia bergabung dengan pasukan pemerintah Afghanistan dalam upacara di Herat, 26 Juni 2013. NATO secara resmi mengalihkan tanggung jawab untuk keamanan nasional kepada pasukan Afghanistan minggu lalu. AFP PHOTO / AREF KARIMISeorang mantan pejuang Taliban terlihat saat ia bergabung dengan pasukan pemerintah Afghanistan dalam upacara di Herat, 26 Juni 2013. NATO secara resmi mengalihkan tanggung jawab untuk keamanan nasional kepada pasukan Afghanistan minggu lalu.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Mullah Abdul Ghani Baradar bukan orang biasa di Taliban Afganistan. Soalnya, di dalam hierarki kelompok teroris itu, Ghani Baradar adalah orang nomor dua sesudah almarhum Osama bin Laden.

Menurut warta AP pada Sabtu (21/9/2013), Pakistan membebaskan Ghani Baradar dari bui di Karachi. Pentolan Taliban ini ikut diciduk dalam operasi intelijen Pakistan dan AS pada Februari 2010.

Nah, usut punya usut, Presiden Afganistan Hamid Karzai yang meminta Pemerintah Pakistan untuk membebaskan Ghani Baradar. "Ghani Baradar bisa membantu mendorong rekonsiliasi di Afganistan," kata Karzai kala bertandang ke Pakistan akhir bulan silam.

Pakistan sebelumnya mengatakan kalau Ghani Baradar tak akan dijebloskan ke bui Afganistan seusai pembebasan. "Dia bisa bebas ke mana saja," kata pernyataan Kementerian Kehakiman Pakistan.

Dalam sepuluh bulan ke belakang, Pakistan sudah membebaskan 33 anggota Taliban Afganistan.

Militer

Sebagai salah satu pendiri Taliban, Ghani Baradar memegang peranan penting di Afganistan, Negeri Para Mullah itu. Kebanyakan jabatan militer yang disematkan ke Ghani Baradar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Kabul, ia menjadi deputi menteri pertahanan Taliban. Ia juga pernah menjadi kepala unit militer di Kandahar. Jabatan itu mencakup lima provinsi di barat Afganistan.

Pemerintah Afganistan meyakini kalau Ghani Baradar adalah tokoh kunci proses perdamaian di Afganistan. Sementara, para pemimpin Taliban berharap agar Ghani Baradar tetap setia pada pergerakan Taliban.

AP Beberapa anggota Taliban dalam sebuah pertemuan. Delegasi Taliban telah bertemu dengan pejabat dan ulama Iran, meskipun mereka memiliki ideologi yang berbeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.