Kompas.com - 01/08/2013, 22:58 WIB
Dalam rangka memperingati hari jadi angkatan bersenjata, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengunjungi pasukannya di kota Daraya, di sebelah selatan ibu kota Damaskus. Damascus News Network ReportersDalam rangka memperingati hari jadi angkatan bersenjata, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengunjungi pasukannya di kota Daraya, di sebelah selatan ibu kota Damaskus.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Presiden Suriah Bashar al-Assad, Kamis (1/8/2013), melakukan kunjungan ke kawasan Daraya di pinggiran ibu kota Damaskus dalam rangka perayaan hari Angkatan Bersenjata.

Kunjungan ke Daraya ini merupakan perjalanan pertama Assad ke luar kota Damaskus sejak dia mengunjungi distrik Baba Amr, kota Homs yang hancur lebur setelah militer Suriah merebutnya dari tangan pemberontak pada Maret 2012.

Kunjungan ini menjadi gambaran kepercayaan diri Assad akan memenangkan perang setelah pasukannya mendapatkan sejumlah kemenangan penting selama beberapa bulan terakhir.

Televisi Pemerintah Suriah yang mengikuti perjalanan Assad tak merinci soal kunjungan tersebut. Namun, akun Facebook kantor kepresidenan Suriah merilis foto Assad yang mengenakan setelan jas berwarna biru gelap berbincang dengan dua orang prajurit di depan sebuah bangunan yang hancur di Daraya.

Daraya yang terletak di sebelah selatan Damaskus pernah dikuasai pemberontak selama beberapa bulan dan membutuhkan beberapa pekan pertempuran berat sebelum militer Suriah berhasil merebut kembali kota itu.

Sebelum memulai kunjungannya ke Daraya, Assad memuji kinerja pasukannya dalam menghadapi pasukan pemberontak.

"Kalian sudah mencengangkan dunia dengan kegigihan dan kemampuan untuk mengatasi kesulitan sekaligus mencetak sederet sukses di dalam salah satu perang paling brutal dalam sejarah modern dunia," ujar Assad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Agustus 2012, sejumlah aktivis HAM melaporkan pasukan Assad melakukan pembunuhan massal selama berhari-hari setelah berhasil merebut Daraya dari tangan pemberontak.

Saat itu, diduga korban warga yang tewas di Daraya berkisar antara 300 hingga 600 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.