Putin Bantah Rumor Gunakan Kembaran demi Alasan Keamanan

Kompas.com - 28/02/2020, 16:45 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam pertemuan dengan komunitas bisnis di Kremlin, Moskwa, pada 25 Desember 2019. REUTERS/Alexander Nemenov/POOLPresiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam pertemuan dengan komunitas bisnis di Kremlin, Moskwa, pada 25 Desember 2019.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin membantah rumor bahwa dia menggunakan kembaran selama berkuasa dengan alasan keamanan.

Meski begitu, dia mengakui bahwa ide itu sempat mencuat pada 2000-an, di mana Negeri "Beruang Merah" tengah terlibat konflik dengan separatis Chechnya.

Pada saat itu, Putin melakukan beberapa kali kunjungan ke daerah konflik. Namun dilansir BBC Kamis (27/2/2020), dia menolak ide tersebut.

Baca juga: Muncul Kabar Putin Bakal Bantu Kampanyenya, Bernie Sanders: Menjauhlah

Selama bertahun-tahun, mantan agen Dinas Rahasia Uni Soviet (KGB) itu menjadi subyek teori konspirasi, di mana dia menggunakan orang lain dengan alasan keamanan.

Kemudian dalam wawancara dengan kantor berita TASS, si jurnalis yang bernama Andrei Vandenko mengutarakan pertanyaan itu kepada sang presiden.

Vandenko mengatakan, topik mengenai apakah Putin mempunyai "tubuh ganda" maupun "bukti kembaran Putin" sangatlah populer di internet.

"Apakah Anda asli?" tanya Vandenko. Sebagai balasan, Putin menuturkan bahwa dia menyangkal menggunakan tubuh ganda untuk keamanan.

Dia mengemukakan ide tersebut datang di periode 1999-2000, ketika upaya memerangi terorisme "berada di momen yang paling kritis".

Presiden berusia 67 tahun itu mengungkapkan dia mendapat penawaran terus menerus pada saat itu. Tetapi, dia memutuskan menolaknya.

Lebih lanjut, mantan Perdana Menteri Rusia itu bakal meletakkan jabatan pada 2024 mendatang, ketika periode keempatnya berakhir.

Dia menjadi pemimpin terlama dalam sejarah Negeri "Beruang Merah" setelah Joseph Stalin, di mana dia berkuasa hampir dua dekade.

Pada Januari, dia menawarkan perubahan dalam konstitusi ketika memberikan pidato kenegaraan, yang berujung pengunduran diri Perdana Menteri Dmitry Medvedev.

Konsekuensi penuh perubahan tersebut tak diketahui. Meski begitu, banyak analis meyakini Putin masih akan tetap berkuasa dalam bentuk berbeda.

Baca juga: Seperti Jokowi, Putin Juga Pernah Dikomplain karena Dianggap Melanggar Lalu Lintas

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X