Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Kompas.com - 13/12/2019, 16:23 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyampaikan pidato kemenangannya di pusat kota London, Jumat pagi (13/12/2019). Kemenangan telak yang diraih Konservatif akan memuluskan agenda Johnson mengeksekusi Brexit paling lambat 31 Januari 2020 AFP Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyampaikan pidato kemenangannya di pusat kota London, Jumat pagi (13/12/2019). Kemenangan telak yang diraih Konservatif akan memuluskan agenda Johnson mengeksekusi Brexit paling lambat 31 Januari 2020

LONDON, KOMPAS.com – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berhasil mewujudkan ambisinya, dengan meraih kemenangan telak dalam pemilu Inggris Raya yang digelar Kamis (12/12/2019).

Partai Konservatif yang dipimpinnya melesat dengan memenangkan 364 dari total 649 kursi Parlemen yang telah resmi diumumkan.

Peluang Tory, julukan Konservatif, untuk menambah kursi masih besar karena ada satu penghitungan di daerah pemilihan St Ives yang harus mengalami ditunda karena cuaca buruk.

Baca juga: Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris


Sementara untuk menjadi mayoritas, Partai Konservatif cukup mengamankan 326 kursi parlemen dalam Pemilu Inggris kemarin.

Konservatif melesat tajam 48 kursi dari 317 yang mereka menangkan dalam pemilu 2017, dan menjadi hasil terbaik sejak pemilihan 1987, saat dipimpin mendiang Margareth Thatcher.

“Kita berhasil. Kita telah mengakhiri kebuntuan. Inggris akan dapat membereskan Brexit segera” ucap Johnson dalam pidato kemenangan di London Jumat (13/12/2019) dikutip BBC.

Bagi Boris Johnson, ini adalah perjudian yang sangat sukses karena dia sudah berkali-kali menyerukan pemilu dini guna menyudahi kebuntuan Brexit.

Tak ketinggalan mantan Wali Kota London ini juga baru enam bulan menjabat sbagai Perdana Menteri Inggris.

Sementara oposisi Partai Buruh harus terpuruk di peringkat kedua dengan hanya meraup 203 kursi parlemen. Menjadi hasil terburuk mereka sejak 1935 karena kehilangan 59 kursi.

Mendapatkan kemenangan telak dalam pemilu, berikut resep kesuksesan yang diterapkan Johnson:

Baca juga: Survei Prediksi PM Inggris Boris Johnson akan Raih Kemenangan Mayoritas

Robohnya “Benteng Pertahanan” Partai Buruh

Salah satu satu faktor Partai Konservatif bisa melenggang menjadi mayoritas adalah keberhasila mereka merobohkan basis pendukung Partai Buruh di utara dan Midlands.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X