Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Kompas.com - 13/12/2019, 13:16 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson ketika memberikan pidato kemenangan di Uxbridge, pada 13 Desember 2019. Pidato itu disampaikan setelah Partai Konservatif yang dipimpinnya menjadi mayoritas dengan meraih 358 dari total 650 kursi Parlemen Inggris. REUTERS/TOBY MELVILLEPerdana Menteri Inggris Boris Johnson ketika memberikan pidato kemenangan di Uxbridge, pada 13 Desember 2019. Pidato itu disampaikan setelah Partai Konservatif yang dipimpinnya menjadi mayoritas dengan meraih 358 dari total 650 kursi Parlemen Inggris.

LONDON, KOMPAS.com - Seperti bisa ditebak, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kursi mayoritas dalam pemilu yang digelar Kamis (12/12/2019).

Hingga 645 dari 650 kursi parlemen yang resmi dihitung, Partai Konservatif yang dipimpin Johnson meraup 361 kursi.

Sementara untuk menjadi mayoritas, partai berjuluk Tory itu cukup mendapatkan 326 kursi dalam pemilu Inggris.

Baca juga: Survei Prediksi PM Inggris Boris Johnson akan Raih Kemenangan Mayoritas

Dilansir BBC Jumat (13/12/2019), hasil yang diraih Partai Konservatif lebih banyak 47 kursi jika dibandingkan pemilu sebelumnya.

Sementara oposisi Partai Buruh yang dikomandani Jeremy Corbyn harus puas berada di tempat kedua dengan meraup 203 kursi.

"Nampaknya, pemerintahan Konservatif ini diberikan mandat kuat baru untuk melaksanakan Brexit," tegas Boris Johnson.

Berbicara di hadapan pendukungnya di Uxbridge dan South Ruislip, PM yang menjabat sejak Juli itu berterima kasih kepada mereka yang sudah memberikan dukungan.

Dia mengatakan, hasil itu membuat mereka harus menghormati keinginan rakyat Inggris demi mengubah negara menjadi lebih baik.

"Dan karena kami beruntung, berdasarkan hasil penghitungan, maka kami akan bekerja besok, atau saya harus katakan, sekarang!" serunya.

Dengan kekuasaan mayoritas yang dipegangnya, Boris Johnson bisa mendorong Inggris untuk bercerai dari Uni Eropa (dikenal juga sebagai Brexit) Januari mendatang.

Sementara Jeremy Corbyn mengungkapkan dia tidak akan bertarung lagi dalam pemilu yang akan datang setelah "hasil memalukan" itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X