Kompas.com - 13/10/2019, 10:38 WIB
Anggota dari Pasukan Nasional Suriah, kelompok pemberontak yang didukung Turki, melambai ketika mereka melintas kota perbatasan Ceylanpinar di Provinsi Sanliurfa menuju Suriah pada 10 Oktober 2019. REUTERS/STRINGERAnggota dari Pasukan Nasional Suriah, kelompok pemberontak yang didukung Turki, melambai ketika mereka melintas kota perbatasan Ceylanpinar di Provinsi Sanliurfa menuju Suriah pada 10 Oktober 2019.

Menanggapi pengumuman yang dikeluarkan Jerman, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan kepada radio Deutsche Welle, bahwa hal itu merupakan "masalah keamanan nasional dan masalah kelangsungan hidup".

"Embargo senjata apa pun hanya akan memperkuat tekad kami," kata Cavusoglu, seperti dikutip AFP.

"Bahkan jika sekutu kami mendukung organisasi teroris, meski kami akan sendirian, bahkan jika embargo dilakukan, apa pun yang mereka lakukan, perjuangan kami diarahkan untuk melawan organisasi teroris," lanjutnya, merujuk pada Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

Baca juga: Militer Turki Bantah Menyerang Pasukan AS di Suriah

YPG telah menjadi tulang punggung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan menjadi sekutu utama dalam operasi yang dipimpin AS melawan kelompok ISIS di Suriah.

Meski demikian, Ankara menganggap YPG sebagai perpanjangan dari teroris pemberontak Kurdi yang telah berperang melawan Turki selama tiga dekade.

Ribuan orang berkumpul di beberapa negara Eropa pada Sabtu (12/10/2019), untuk memprotes serangan Turki ke Suriah dan mengecam Presiden AS Donald Trump karena meninggalkan Kurdi sebagai sekutu kunci.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SDF kehilangan sekitar 11.000 anggotanya selama operasi militer pimpinan AS yang berlarut-larut melawan ISIS sebelum akhirnya mengklaim telah mengalahkan "kekhalifahan" kelompok teroris itu pada bulan Maret.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.