Pemimpin Hong Kong Mengaku Belum Tahu Seruan Mahathir Supaya Dia Mundur

Kompas.com - 04/10/2019, 17:47 WIB
Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam. AFP / ANTHONY WALLACEPemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam.

HONG KONG, KOMPAS.com - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menanggapi seruan Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang menghendakinya mundur buntut demonstrasi yang terjadi.

Lam menanggapinya dalam konferensi pers ketika mengumumkan aturan pelarangan penggunaan masker wajah bagi demonstran.

Jurnalis SCMP Sum Lok-kei menanyakan apakah Pemimpin Hong Kong 62 tahun itu punya tanggapan atas seruan Mahathir supaya mundur.

Baca juga: Mahathir Nilai Pemimpin Hong Kong Harus Mundur Buntut Demonstrasi yang Terjadi

Dilansir Jumat (4/10/2019), dia mengaku belum membaca seruan PM berjuluk Dr M itu. Namun dia menegaskan bahwa semua orang punya kebebasan berpendapat.

Sebelumnya, Mahathir menyebut Carrie Lam harus mundur jika ingin meredakan demonstrasi yang sudah berlangsung sejak Juni itu.

Ketika hadir dalam sebuah konferensi hukum, PM berusia 94 tahun tersebut menerangkan Lam menghadapi dilema.

Yakni apakah mematuhi pemerintah pusat China, ataukah memmberikan konsesi bagi para demonstran yang terus menggoyangnya.

Mahathir kemudian mengomparasikannya dengan tragedi di Lapangan Tiananeman yang terjadi pada 1989 silam.

"Dia tahu konsekuensi dari menolak (RUU Esktradisi). Itu terjadi di China, dalam insiden Tiananmen," ulas PM dari koalisi Pakatan Harapan itu.

Mahathir menerangkan, saat itu para demonstran yang melakukan aksi juga mempunyai kerabat militer di kawasan tersebut.

Jadi menurut Mahathir, Beijing pun mendatangkan pasukan dari daerah lain, dan memberikan penumpasan yang kemudian berujung pada tragedi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X