AS Akan Ungkap Nama Pejabat Kunci Arab Saudi yang Diduga Terlibat Serangan 11 September

Kompas.com - 13/09/2019, 23:35 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania mengheningkan cipta di Sayap Selatan Gedung Putih dalam peringatan 18 tahun tragedi 11 September 2001, atau 9/11, pada 11 September 2019. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania mengheningkan cipta di Sayap Selatan Gedung Putih dalam peringatan 18 tahun tragedi 11 September 2001, atau 9/11, pada 11 September 2019.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan akan mengungkap identitas seorang pejabat Arab Saudi yang selama ini disebut-sebut memiliki keterlibatan dalam serangan teror pada 11 September 2001.

Pihak departemen mengatakan bakal menyampaikan informasi tersebut kepada pengacara yang mewakili keluarga para korban.

Namun tidak jelas apakah informasi yang sama akan diungkapkan kepada publik.

Pada 11 September 2001, sekelompok teroris membajak pesawat penumpang dan menabrakkannya ke gedung World Trade Center (WTC) di New York dan juga markas Pentagon di Washington.

Satu pesawat lain juga dibajak dan dijatuhkan di sebuah ladang di Pennsylvania.

Baca juga: Di Peringatan 18 Tahun Tragedi 9/11, Trump Berjanji Hantam Taliban Lebih Keras

Pemerintah Arab Saudi selalu membantah tudingan telah terlibat atau memiliki hubungan dengan para pelaku pembajakan pesawat, yang diklaim dilakukan oleh Al Qaeda.

Dilansir BBC, sebanyak 15 dari 19 pelaku pembajakan pesawat oleh Al Qaeda yang melancarkan serangan teror diketahui merupakan warga Arab Saudi.

Namun pada 2004, sebuah komisi yang dibentuk Kongres AS untuk menyelidiki insiden 9/11 mengaku tidak menemukan bukti keterlibatan pemerintah Saudi dalam mendanai Al-Qaeda.

Kendati demikian, sebuah laporan oleh Biro Investigasi Federal (FBI) pada 2012, mengungkapkan bahwa mereka sedang menyelidiki dua individu berkewarganegaraan Arab Saudi yang diduga membantu serangan.

Kedua individu tersebut diungkapkan sebagai Fahad al-Thumairy dan Omar Ahmed al-Bayoumi.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi 9/11 dan Kisah Tak Terungkap di Baliknya

Al-Thumairy diketahui merupakan mantan pejabat konsulat Saudi, sementara Al-Bayoumi sempat dicurigai sebagai perwira intelijen Arab Saudi, menurut pemberitaan Washington Post.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X