Pemimpin Hong Kong Kembali Peringatkan AS untuk Tidak Ikut Campur

Kompas.com - 10/09/2019, 15:34 WIB
Pengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi di Hong Kong membawa dan mengibarkan bendera Amerika Serikat, saat melakukan aksinya pada Minggu (8/9/2019). Mereka menyerukan agar AS dan Presiden Donald Trump turut membantu Hong Kong agar bebas dari China. AFP / VIVEK PRAKASHPengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi di Hong Kong membawa dan mengibarkan bendera Amerika Serikat, saat melakukan aksinya pada Minggu (8/9/2019). Mereka menyerukan agar AS dan Presiden Donald Trump turut membantu Hong Kong agar bebas dari China.

Tetapi Trump juga mengatakan bahwa sepenuhnya terserah China untuk menangani aksi protes di Hong Kong.

Washington juga telah membantah tuduhan Beijing yang menyatakan bahwa mereka mendukung aksi demonstrasi di Hong Kong.

Sebaliknya China, disebut tak memiliki cukup bukti untuk mendukung tuduhannya, selain pernyataan dari sejumlah politisi AS.

Sebelumnya diberitakan, ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi kembali turun ke jalan dan menggelar aksi meski pemerintah Hong Kong telah memutuskan mencabut RUU Ekstradisi.

Baca juga: Pemimpin Hong Kong Putuskan Cabut RUU Ekstradisi, Ini 4 Faktanya

Dengan membawa bendera Amerika Serikat dan menyanyikan lagu kebangsaan AS mereka berbaris menuju Konsulat AS dan meminta Presiden Donald Trump untuk "membebaskan" Hong Kong dari penguasaan China.

Aksi protes di Hong Kong telah memasuki pekan ke-14, sejak pertama kali massa turun ke jalan pada bulan Juni lalu, yang dipicu RUU Ekstradisi namun kini berkembang menjadi gerakan menuntut reformasi demokrasi yang lebih luas.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X