Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Kompas.com - 23/07/2019, 12:34 WIB
Jet tempur F-15K milik Angkatan Udara Korea Selatan.AFP / JUNG YEON-JE Jet tempur F-15K milik Angkatan Udara Korea Selatan.

SEOUL, KOMPAS.com - Militer Korea Selatan melepaskan dua kali tembakan peringatan ke arah sebuah jet tempur Rusia yang terdeteksi memasuki wilayah udara Korsel, pada Selasa (23/7/2019).

Disampaikan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, pesawat tempur itu adalah satu dari tiga pesawat milik Rusia yang terdeteksi memasuki Zoba Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ), pada Selasa pagi.

"Ini adalah pertama kalinya pesawat militer Rusia melanggar wilayah udara Korea Selatan," ujar seorang pejabat kementerian pertahanan, dikutip Reuters.

Selain pesawat militer Rusia, kementerian juga mendeteksi dua pesawat militer China yang memasuki KADIZ. Belum ada komentar publik langsung dari pihak berwenang Rusia maupun China terkait masalah ini.


Baca juga: Jet AS Cegat dan Beri Tembakan Peringatan ke Arah Sukhoi Rusia

"Pemerintah Korea Selatan akan mengajukan pengaduan resmi atas pelanggaran yang dilakukan China dan Rusia," kata Kementerian Pertahanan dalam pernyataannya.

Menurut militer Korea Selatan, pesawat tempur Rusia itu telah melanggar wilayah udara di atas Dokdo, sebuah pulau yang diduduki Korsel dan juga diklaim oleh Jepang, yang menyebutnya Takeshima.

Pesawat itu melintas tepat setelah pukul 09.00 pagi waktu setempat. Tindakan pelanggaran itu berlangsung selama sekitar tiga menit.

Atas tindakan pelanggaran itu, militer Korea Selatan mengambil tindakan taktis termasuk menjatuhkan suar dan melepaskan tembakan peringatan. Demikian disampaikan kementerian pertahanan.

Pesawat Rusia itu sempat meninggalkan wilayah udara Korea Selatan tetapi kemudian kembali masuk setelah sekitar 20 menit selama empat menit, mendorong Korea Selatan untuk melepaskan tembakan peringatan kedua.

Kementerian mengatakan pesawat tempur Korea Selatan "melakukan respons normal" terhadap serangan itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara dilansir AFP, Angkatan Udara Korsel sempat mengerahkan jet tempur F-15 dan F-16 untuk mencegat pesawat Rusia dan menembakkan suar setelah mengirim pesan ke pesawat tersebut.

Baca juga: Pesawat Jet Rusia Lakukan Manuver Berbahaya Terhadap Pesawat AS

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Internasional
WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

Internasional
Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Internasional
3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

Internasional
Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Internasional
Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Internasional
Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Internasional
Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Internasional
Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Internasional
Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi 'Laboratorium Teror'

Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi "Laboratorium Teror"

Internasional
5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

Internasional
Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Internasional
Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Internasional
PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

Internasional
Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X