Kompas.com - 18/06/2019, 11:51 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) mengumumkan mereka mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah sebagai bentuk respon atas "perilaku bermusuhan" Iran.

Kebijakan itu muncul setelah Pentagon merilis bukti baru keterlibatan Iran dalam serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pada pekan lalu.

Baca juga: Hubungan dengan Iran Memanas, AS Pertimbangkan Opsi Militer

Dilansir Sky News Senin (17/6/2019), bukti berupa gambar itu menunjukkan pasukan Garda Revolusi Iran berada di balik serangan yang membuat harga minyak melonjak.

Gambar yang diklaim diambil dari helikopter Angkatan Laut AS itu memperlihatkan pasukan Iran mencabut ranjau dari lambung kapal Kokuka Courageous.

Sementara foto lain menunjukkan lubang besar di bagian sisi kapal berbendera Jepang itu di mana AS menyatakan disebabkan oleh ranjau yang meledak.

"Saya mengizinkan pengiriman 1.000 tentara untuk menangkal ancaman darat, laut, dan udara di Timur Tengah," ujar Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan.

Shanahan mengungkapkan, serangan terbaru Iran sesuai dengan laporan intelijen berisi ancaman dari mereka dan kelompok pendukungnya terhadap AS dan kepentingannya di seluruh kawasan.

Dalam rilis resminya dikutip AFP, Pentagon menyebut Iran pelakunya berdasarkan fakta dibutuhkan kecakapan untuk mencabut ranjau tempel yang tidak meledak.

Pekan lalu, Pentagon juga merilis video dan gambar hitam putih tentang serangan yang sama. Namun tak memberi penjelasan mengapa tuduhan itu diambil.

Teheran dengan tegas menolak tuduhan AS yang mereka sebut tidak memberikan bukti kuat keterlibatan mereka dalam serangan di dekat Selat Hormuz itu.

Meski AS dan Inggris mengklaim memperoleh bukti intelijen, negara seperti Jerman mendesak adanya bukti lebih kuat sebelum konflik semakin meluas di kawasan.

Baca juga: Parlemen Iran Balik Tuding AS Dalang Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Sky News,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.