Tuduh Iran Pelaku Serangan Kapal Tanker, AS Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah

Kompas.com - 18/06/2019, 11:51 WIB
Gambar yang dirilis Angkatan Laut Amerika Serikat memperlihatkan sosok seperti pasukan Garda Revolusi Iran mencabut ranjau di kapal tanker ketika terjadi serangan di Teluk Oman Kamis pekan lalu (13/6/2019). US Navy via Sky NewsGambar yang dirilis Angkatan Laut Amerika Serikat memperlihatkan sosok seperti pasukan Garda Revolusi Iran mencabut ranjau di kapal tanker ketika terjadi serangan di Teluk Oman Kamis pekan lalu (13/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) mengumumkan mereka mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah sebagai bentuk respon atas "perilaku bermusuhan" Iran.

Kebijakan itu muncul setelah Pentagon merilis bukti baru keterlibatan Iran dalam serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pada pekan lalu.

Baca juga: Hubungan dengan Iran Memanas, AS Pertimbangkan Opsi Militer

Dilansir Sky News Senin (17/6/2019), bukti berupa gambar itu menunjukkan pasukan Garda Revolusi Iran berada di balik serangan yang membuat harga minyak melonjak.

Gambar yang diklaim diambil dari helikopter Angkatan Laut AS itu memperlihatkan pasukan Iran mencabut ranjau dari lambung kapal Kokuka Courageous.

Sementara foto lain menunjukkan lubang besar di bagian sisi kapal berbendera Jepang itu di mana AS menyatakan disebabkan oleh ranjau yang meledak.

"Saya mengizinkan pengiriman 1.000 tentara untuk menangkal ancaman darat, laut, dan udara di Timur Tengah," ujar Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan.

Shanahan mengungkapkan, serangan terbaru Iran sesuai dengan laporan intelijen berisi ancaman dari mereka dan kelompok pendukungnya terhadap AS dan kepentingannya di seluruh kawasan.

Dalam rilis resminya dikutip AFP, Pentagon menyebut Iran pelakunya berdasarkan fakta dibutuhkan kecakapan untuk mencabut ranjau tempel yang tidak meledak.

Pekan lalu, Pentagon juga merilis video dan gambar hitam putih tentang serangan yang sama. Namun tak memberi penjelasan mengapa tuduhan itu diambil.

Teheran dengan tegas menolak tuduhan AS yang mereka sebut tidak memberikan bukti kuat keterlibatan mereka dalam serangan di dekat Selat Hormuz itu.

Meski AS dan Inggris mengklaim memperoleh bukti intelijen, negara seperti Jerman mendesak adanya bukti lebih kuat sebelum konflik semakin meluas di kawasan.

Baca juga: Parlemen Iran Balik Tuding AS Dalang Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X