Hubungan dengan Iran Memanas, AS Pertimbangkan Opsi Militer

Kompas.com - 17/06/2019, 11:56 WIB
Sebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019).AFP PHOTO / ISNA Sebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) melalui Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menuturkan, mereka mempertimbangkan semua opsi buntut hubungan yang memanas dengan Iran.

Dalam wawancara dengan CBS Face the Nation, Pompeo mengatakan mereka sudah memberi kabar kepada Presiden Donald Trump beberapa kali semua opsi yang mereka punya.

"Kami akan terus memberi dia perkembangan. Kami percaya diri kami dapat mengambil tindakan yang bisa memberi pencegahan," kata Pompeo dilansir CNN Minggu (16/6/2019).

Baca juga: Parlemen Iran Balik Tuding AS Dalang Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman


"Tentu saja," lanjut Pompeo dalam konferensi pers ketika awak media menanyakan apakah menggunakan militer masuk ke dalam opsi yang dipertimbangkan.

Meski begitu, Pompeo mengutip perkataan Trump yang menyatakan dia tidak ingin terlibat perang dengan Iran, dan menegaskan Iran tidak boleh mendapat senjata nuklir.

Komentar Pompeo terjadi di tengah ketegangan yang terjadi di perairan Timur Tengah, di mana dua kapal tanker diserang di dekat Selat Hormuz pekan lalu.

Washington menyalahkan Iran dengan Komando Sentral merilis video dan gambar memperlihatkan kapal patroli Iran melepaskan ranjau tempel dari lambung kapal.

Ledakan yang sempat membuat salah satu dari kapal tanker itu terbakar kini masih diselidiki. Pompeo berujar Teheran bertanggung jawab atas serangan itu.

Dia berpegang kepada penilaian intelijen, senjata yang digunakan, level pengalaman yang dibutuhkan, dan pertimbangan berdasarkan serangan terdahulu.

Kepada Fox News Sunday, Pompeo menegaskan "tidak salah" bahwa Iran merupakan pelaku serangan di Teluk Oman dengan tujuan "untuk menghalangi lalu lintas minyak".

Ketua Parlemen Iran Ali Larijani mengatakan, sebelum wawancara Pompeo ditayangkan, menyalahkan AS atas serangan tersebut dan terus menekan mereka.

Dia kemudian menyindir Pompeo yang meminta Iran untuk bertemu "dalam diplomasi", dan bertanya apakah diplomasi itu dibuka dengan "teror ekonomi" melalui sanksi.

"Apakah diplomasi, Tuan Pompeo, ketika ada yang mengingkari janji dengan memutuskan keluar dari perjanjian nuklir?" tanya Larijani merujuk perjanjian 2015.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyalahkan Iran dan meminta dunia bersikap kepada rezim yang mendukung terorisme dan menyebarkan kehancuran serta pembunuhan.

Sementara Trump pada pekan lalu mengungkapkan dia bakal melihat perkembangannya. Dia mengklaim karena kebijakannya, Iran menarik diri dari berbagai wilayah.

Baca juga: MBS Tuding Iran Pelaku Penyerangan 2 Kapal Tanker di Teluk Oman

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X