Hadiah Perancis hingga Terinspirasi Perempuan Mesir, Ini Sisi Lain Lady Liberty

Kompas.com - 17/06/2019, 14:56 WIB
Lokasi wisata Patung Liberty kembali dibuka setelah beberapa waktu ditutup terkait shutdown pemerintah AS karena tak cairnya anggaran tahun fiskal 2014. Kena Betancur / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPLokasi wisata Patung Liberty kembali dibuka setelah beberapa waktu ditutup terkait shutdown pemerintah AS karena tak cairnya anggaran tahun fiskal 2014.

KOMPAS.com - Patung Liberty selama ini dikenal sebagai landmark yang menjadi ikon New York di Amerika Serikat. Bahkan, patung itu menjadi simbol kebebasan para imigran yang datang ke Amerika Serikat.

Patung yang identik dengan perempuan mengangkat obor ini diresmikan oleh Presiden Amerika Serikat Grover Cleveland pada 28 Oktober 1886.

Sampai sekarang, Patung Liberty digunakan sebagai tempat demonstrasi dan protes politik bagi warga AS.

Terlepas dari itu, Patung Liberty juga memiliki sisi lain yang belum banyak diketahui. Berikut ulasannya:

1. Hadiah dari Perancis

Bendera Perancis Bendera Perancis

Patung Liberty ternyata tak dibangun sendiri oleh pihak Amerika Serikat, melainkan pemberian dari Perancis. Tujuan dari pembangunan ini sebagai hadiah persahabatan dari orang-orang Perancis kepada orang-orang Amerika Serikat.

Selain itu, patung juga diberikan untuk memperingati aliansi Perancis-Amerika selama Revolusi Amerika dan juga untuk merayakan peringatan Deklarasi Kemerdekaan Amerika yang ke-100.

Seorang pemahat terkenal bernama Frederic Auguste Bartholdi mempunyai peran dalam pembuatan patung ini. Bersama dengan timnya, dia menggalangkan dana untuk pembangunan mega proyek ini.

Patung ini memiliki tinggi 46 meter dengan memakai jubah dan tangan kirinya dia memegang papan yang bertuliskan tanggal kemerdekaan AS.

Sementara tangan kanan mengangkat obor, patung ini juga emakai mahkota dengan kepalanya dia mengenakan mahkota dengan tujuh paku, yang masing-masing mewakili benua di dunia.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Patung Liberty Tiba di Pelabuhan New York

2. Dikirim menggunakan kapal

Setelah pengerjaan selesai pada 1884, Patung Liberty segera dikirim menuju Amerika Serikat. Bartholdi mengirimnya menggunakan kapal fregat untuk membawa patung seberat 204 ton ini melewati Samudera Atlantik.

Patung tersebut dibagi menjadi 350 bagian dalam 200-an peti. Pada 17 Juni 1885, patung bersama rombongannya sampai di lokasi tujuan. Seperempat juta penonton menyaksikan kedatangan patung ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X