Hari Ini dalam Sejarah: PBB Cetuskan 11 Februari Hari Perempuan di Bidang Sains

Kompas.com - 11/02/2020, 17:37 WIB
Calon mahasiswa harus rajin melakukan riset untuk menentukan jurusan dan kampus yang tepat untuk studinya. Jacob Ammentorp LundCalon mahasiswa harus rajin melakukan riset untuk menentukan jurusan dan kampus yang tepat untuk studinya.

KOMPAS.com - Tepat pada hari ini atau pada 11 Februari, PBB mencetuskan hari wanita dan anak perempuan di bidang sains.

Sains dan kesamaan gender merupakan dua hal penting yang disepakati PBB sehingga pada 2030 mendatang, kedua tema itu masuk ke dalam agenda Pengembangan Keberlanjutan atau Sustainable Development Agenda.

Dilansir dari situs resmi PBB, sejak 15 tahun silam, komunitas global telah melahirkan banyak sosok perempuan yang inspiratif dan tekun di bidang sains.

Baca juga: Dampak Indonesia Keluar dari PBB

UNESCO mencatat data sejak 2014-2016 hanya terdapat 30 persen pelajar perempuan yang memilih bidang terkait STEM (Sains, Teknologi, Engineering atau teknik dan Matematika) di perguruan tinggi.

Pendidikan STEM, menurut Britannica, didefinisikan sebagai proses mengajar dan belajar di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika.

Ia termasuk ke dalam aktivitas pendidikan yang melintasi semua tahapan pendidikan-mulai dari Kelompok Bermain sampai Post-doktoral. Di dalam kelas formal maupun informal.

Secara global, pendaftaran pelajar perempuan sangat rendah dalam TIK (Teknik, Informatika, dan Komputer) (3 persen), ilmu alam, matematika dan statistik (5 persen), teknik, manufaktur dan konstruksi (8 persen).

Adanya bias dan stereotip gender turut mempengaruhi anak perempuan dan wanita jauh dari bidang-bidang sains.

Hal ini dapat dilihat dari Institut Geena Davis yang menunjukkan hanya 12 persen perempuan teridentifikasi melakukan pekerjaan STEM.

Untuk memenuhi akses kesamaan dan berpartisipasi dalam sains untuk wanita dan anak-anak perempuan, serta masa depan kesamaan gender dan pemberdayaan wanita serta anak perempuan, PBB mendeklarasikan 11 Februari sebagai Hari Internasional bagi Wanita dan Anak-anak Perempuan di bidang Sains.

Keputusan tersebut didasarkan pada resolusi Sidang Umum PBB pada 22 Desember 2015, dan diimplementasikan UNESCO maupun UN Women.

Sekretaris PBB, Jenderal António Guterres mengungkapkan, untuk meningkatkan tantangan di abad 21, mereka harus memanfaatkan potensi secara penuh dengan membongkar stereotip kesetaraan gender.

"Pada hari internasional wanita dan anak perempuan di bidang sains, mari kita berjanji untuk mengakhiri ketimpangan gender di bidang sains," ujarnya.

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Sekjen PBB Minta Parliamentary Threshold Tetap 4 Persen

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohamad Ingin Prioritaskan Negara

Mahathir Mohamad Ingin Prioritaskan Negara

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Telanjang Dada di Depan Anak Tiri, Wanita Ini Dibawa ke Pengadilan

Internasional
Publik AS Diminta untuk Bersiap Menghadapi Virus Corona

Publik AS Diminta untuk Bersiap Menghadapi Virus Corona

Internasional
52 Orang Meninggal, China Catatkan Angka Kematian Virus Corona Terendah dalam 3 Pekan Terakhir

52 Orang Meninggal, China Catatkan Angka Kematian Virus Corona Terendah dalam 3 Pekan Terakhir

Internasional
Kasus Virus Corona Terjadi di Hotel Spanyol dan Austria, Tamu: Liburan Terasa Seperti di Neraka

Kasus Virus Corona Terjadi di Hotel Spanyol dan Austria, Tamu: Liburan Terasa Seperti di Neraka

Internasional
Virus Corona Infeksi Lebih dari 1.100 Orang di Korea Selatan

Virus Corona Infeksi Lebih dari 1.100 Orang di Korea Selatan

Internasional
Berkeringat Saat Konferensi Pers, Menteri Iran Ini Ternyata Terinfeksi Virus Corona

Berkeringat Saat Konferensi Pers, Menteri Iran Ini Ternyata Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X