Kompas.com - 09/06/2019, 22:22 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan akan menutup semua kantor konsulat negara itu di Kanada.

Tiga kantor konsulat yang akan ditutup tersebut masing-masing berada di Vancouver, Toronto, dan Montreal.

Dengan penutupan ketiga kantor konsulat tersebut, Venezuela hanya menyisakan kantor kedutaan besarnya di Ottawa untuk menangani segala urusan diplomatik di Kanada.

Disampaikan kementerian luar negeri Venezuela, keputusan penutupan kantor konsulat di Kanada itu diumumkan pada Sabtu (8/6/2019), sebagai tanggapan atas penutupan sementara kedutaan besar Kanada di Caracas.

Kanada merupakan satu dari lebih 50 negara yang mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai penjabat presiden negara itu dan tidak mengakui presiden Nicolas Maduro.

Baca juga: Putin Sebut Negara Barat Gila karena Dukung Oposisi Venezuela

"Keputusan Kanada untuk menutup kedutaan besarnya di Caracas jauh dari masalah administrasi dan lebih kepada keputusan politik yang mencerminkan permusuhan berkelanjutan dari pemerintah Kanada terhadap Venezuela," kata kementerian luar negeri Venezuela dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah Kanada mengumumkan untuk menutup sementara kantor kedutaannya di Caracas, pekan lalu, dengan menyatalahkan Presiden Maduro karena menolak mengakreditasi pada diplomat yang penting.

"Rezim telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi kemampuan kedutaan asing untuk berfungsi dengan baik di Venezuela, khususnya dalam mengadvokasi pemulihan demokrasi," kata Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland, dikutip AFP.

Mengikuti prinsip timbal balik, Kementerian Luar Negeri Venezuela memutuskan untuk juga menghentikan sementara pemberian layanan di konsulat jenderal di Vancouver, Toronto, dan Montreal.

"Seluruh fungsi dan urusan diplomatik Venezuela di Kanada akan dipusatkan di kedutaan besar di Ottawa," lanjut pernyataan kementerian.

Sementara itu, sebelumnya pada Jumat (7/6/2019), Presiden Maduro telah menginstruksikan untuk dibukanya kembali perbatasan negara dengan Kolombia di negara bagian Tachira barat.

Maduro mengumumkan pembukaan kembali perbatasan itu melalui akun media sosial Twitter miliknya.

Namun pernyataan Maduro tidak menerangkan apakah jembatan perbatasan penting yang ditutup sejak Agustus 2015 silam juga akan turut dibuka kembali.

Baca juga: Putus Asa Minta Kompensasi, Eks Pekerja Minyak di Venezuela Mogok Makan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.