Ancam Ledakkan Trump Tower dan Konsulat Israel, Seorang Pria Ditahan

Kompas.com - 23/05/2019, 08:48 WIB
Trump Tower PIXABAY/danielleteychenneTrump Tower

NEW YORK, KOMPAS.com - Otoritas Amerika Serikat telah menahan seorang pemuda yang disebut telah mengancam bakal meledakkan Trump Tower dan kantor konsulat Israel di New York.

Jonathan Xie (20) ditahan di New Jersey pada Rabu (22/5/2019), setelah tim penyelidik menemukan serangkaian pesan ancaman yang dipostingnya ke media sosial.

Pria itu diduga merupakan simpatisan Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas, gerakan Islam yang menguasai wilayah Jalur Gaza.

Xie, yang berasal dari lingkungan yang makmur di New Jersey, didakwa dengan dua tuduhan berupaya memberi dukungan materi kepada organisasi teroris, dua tuduhan membuat pernyataan palsu, serta satu tuduhan menyebarkan ancaman dalam perdagangan antarnegara.

" Ancaman yang datang dari ekstremis brutal yang meradikalisasi dirinya sendiri masih tetap ada," kata Jaksa AS Craig Carpenito dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Gelar Aksi Anti-Trump, Ratusan Warga Muslim AS Shalat di Trump Tower

"Di saat semakin banyak orang Amerika yang akrab dengan ISIS, kami menganggap serius orang-orang yang ingin membantu organisasi teroris tersebut," tambahnya.

Desember lalu, menurut pernyataan penuntutan, Xie mengirimkan uang 100 dollar AS (sekitar Rp 1,4 juta) ke seseorang di Gaza yang dia yakini sebagai anggota Brigade Al Qassam.

Xie kemudian menyombongkan hal itu di Instagram dengan menuliskan, "Cukup yakin jika itu ilegal, tetapi saya tidak peduli."

Di bulan Februari, Xie juga mengaku sempat ingin bergabung dengan tentara AS "untuk belajar cara membunuh".

Kemudian pada bulan April, dia mengunggah foto Trump Tower di Instagram dengan keterangan foto yang mengatakan bahwa dia ingin meletakkan bom di sana.

Pada satu unggahan, Xie juga membuat poling "Ya/Tidak" untuk pertanyaan "Haruskah saya mengebom Trump Tower?", lengkap dengan simbol bom.

Di bulan yang sama, dia kembali mengunggah video ke Instagram di mana dia menampilkan bendera Hamas dan pistol sambil mengatakan ingin pergi ke pawai pro-Israel dan melepaskan tembakan ke semua orang di sana.

Baca juga: Paket Mencurigakan yang Diduga Bom Timbulkan Kepanikan di Trump Tower

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X