Paket Mencurigakan yang Diduga Bom Timbulkan Kepanikan di Trump Tower

Kompas.com - 28/12/2016, 07:39 WIB
Trump Tower Trump Tower
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

NEW YORK, KOMPAS.com — Sebuah paket mencurigakan menimbulkan kehebohan di Trump Tower, New York, Selasa (27/12/2016) sore, waktu setempat.

Orang-orang yang sedang berada di Trump Tower panik sebab benda yang tergeletak di lobi sebuah gedung pencakar langit itu dikira berisi bom.

Sebuah video yang diunggah di Twitter oleh akun @cielo_celest memperlihatkan kepanikan pengunjung dan penghuni gedung yang digunakan sebagai perkantoran dan tempat tinggal tersebut.

Orang-orang berlarian menuju pintu keluar. Sejumlah polisi terlihat berteriak memerintahkan pengunjung untuk meninggalkan gedung yang menjadi tempat tinggal presiden terpilih AS Donald Trump itu.


Donald Trump sendiri sedang berada di Florida saat peristiwa itu terjadi.

Salah seorang pengunjung Trump Tower, Andy Martin (16), mengaku ikut panik atas peristiwa yang baru dialaminya itu.

"Kami dievakuasi begitu cepat. Itu sebuah histeria," kata Martin.

"Polisi terus berteriak dan meminta orang-orang untuk keluar meninggalkan gedung," ucapnya.     

Namun, setelah beberapa waktu polisi memeriksa paket mencurigakan itu, keadaan pun dinyatakan aman. Benda itu ternyata tas yang di dalamnya berisi mainan.

"Paket mencurigakan di Trump Tower telah diperiksa oleh NYPD Bomb Squad. Diketahui merupakan tas yang ditinggal dan aman," demikian keterangan polisi melalui akun Twitter.

Menurut Detektif Hubert Reyes dari Kepolisian New York, polisi masih melakukan investigasi atas ditemukannya paket mencurigakan itu. Secret Service yang merupakan pasukan pengamanan presiden pun terlibat dalam penyelidikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN, AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X