Kompas.com - 27/03/2019, 17:42 WIB
Rekaman CCTV yang memperlihatkan salah satu penculik mahasiswa asal China, Wangzhen Lu, di Markham , Kanada, Sabtu (23/3/2019). (Twitter/York Regional Police) Rekaman CCTV yang memperlihatkan salah satu penculik mahasiswa asal China, Wangzhen Lu, di Markham , Kanada, Sabtu (23/3/2019). (Twitter/York Regional Police)

TORONTO, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa China di Kanada diculik oleh empat pria yang menggunakan sebuah senjata kejut listrik, kini ditemukan dalam keadaan selamat.

Diwartakan kantor berita AFP, Rabu (27/3/2019), pria muda tersebut diculik di Toronto pada Sabtu lalu.

Korban sekarang berada di rumah sakit karena menderita sejumlah luka kecil.

Baca juga: Mahasiswa China di Kanada Diculik Gerombolan Pria Bertopeng

Juru bicara kepolisian Andy Pattenden mengatakan, korban yang bernama Wanzhen Lu ditemukan ketika mengetuk pintu sebuah di Gravengurst, sekitar 200 km dari Toronto, pada Selasa pukul 21.00.

Lu meminta bantuan, dan pemilik rumah segera menghubungi pihak berwenang. Kemudian, Lu dibawa ke rumah sakit.

Pattenden mengatakan, alasan penculikan tersebut belum diketahui. Dia juga tidak berkomentar bagaimana korban dapat lolos.

Sebelum Lu ditemukan, polisi menangkap seorang tersangka berusia 35 tahun pada Selasa pagi.

Namun pada hari yang sama, pihak berwenang membebaskannya tanpa mengenakan pelanggaran apa pun kepada pria tersebut.

Lu diculik pada Sabtu malam lalu di area parkir apartemennya di Markham, dekat Toronto.

Penculikan berawal ketika tiga pria mendekati Lu saat berjalan di tempat parkir bersama teman perempuannya.

Baca juga: Yale University Depak Mahasiswa yang Orangtuanya Terlibat Skandal Suap

Kemudian, dia dibawa oleh tiga pria bertopeng ke sebuah mobil van yang dikemudikan seorang pria lainnya. Sepanjang berlangsungnya insiden itu, Lu diserang oleh senjata kejut listrik.

Lu sempat melawan sebelum akhirnya diseret dan didorong ke dalam mobil van. Insiden tersebut terekam oleh kamera CCTV, yang selanjutnya dirilis oleh polisi.

Mobil van yang dipakai para pelaku ditemukan di Toronto pada Senin lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.