Kompas.com - 26/03/2019, 05:33 WIB

KOMPAS.com — Kembali memulai aktivitas Anda di Selasa (26/3/2019) ini, tak ada salahnya menengok apa saja yang tengah hangat dibaca Senin (25/3/2019).

Di antaranya adalah kabar bahwa Rusia mengirimkan pasukan dan suplai militer ke Rusia setelah krisis yang membuat anak-anak setempat harus mengais sampah untuk makan.

Kemudian dari Arab Saudi 44 tahun silam terjadi momen ketika Raja Faisal bin Abdulaziz al-Saud tewas karena ditembak oleh keponakannya sendiri.

1. Hari Ini dalam Sejarah, Raja Faisal dari Arab Saudi Dibunuh Keponakan
Faisal bin Abdulaziz al-Saud dikenal sebagai salah satu raja yang memiliki pengaruh besar dalam Kerajaan Arab Saudi.

Saat Raja Faisal memimpin (1964-1975), dia dianggap sebagai tokoh yang membawa pandangan modern.

Raja Faisal juga tercatat sebagai orang yang menghapus perbudakan di Arab Saudi serta salah satu tokoh di Timur Tengah yang tegas dalam menolak dominasi Amerika Serikat atau Uni Soviet.

Namun, hari ini 44 tahun yang lalu, tragedi melanda Arab Saudi. Pada 25 Maret 1975, Raja Faisal dibunuh oleh keponakannya sendiri, Pangeran Faisal bin Musaed.

Penasaran dengan kisah lengkapnya? Anda bisa membacanya di sini.

2. Puluhan Anggota ISIS yang Tersisa Keluar dari Terowongan Persembunyian dan Menyerah
Operasi militer untuk membersihkan sisa anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) di desa Baghouz terus dilakukan.

Pada Minggu waktu setempat (24/3/2019), puluhan anggota ISIS disebut keluar dari terowongan persembunyian mereka dan menyerah kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Anda bisa membacanya dengan lebih lengkap di tautan ini mengenai proses penyerahan diri anggota ISIS tersebut.

3. Dua Korban Selamat dalam Penembakan Massal SMA di Florida Bunuh Diri
Korban selamat dalam tragedi penembakan massal SMA di Parkland Florida, Amerika Serikat (AS), dilaporkan bunuh diri pada akhir pekan lalu.

Korban yang tidak disebutkan identitasnya itu berjenis kelamin laki-laki dan merupakan siswa tingkat dua SMA Marjory Stoneman Douglas.

Artikel selengkapnya mengenai kabar memilukan itu bisa dibaca di sini.

4. Rusia Disebut Kirimkan 100 Tentara dan Logistik ke Venezuela
Dua pesawat militer Rusia dilaporkan mendarat di Venezuela dengan membawa logistik serta pasukan pada akhir pekan kemarin.

Laporan itu tidak menyebutkan detail. Namun, mengutip sumber dari Kedutaan Rusia di Caracas, tidak ada yang misterius dalam penerbangan itu.

Kabar yang diperkuat dengan keterangan jurnalis setempat terjadi di tengah gelombang massa yang menuntut agar Presiden Nicolas Maduro segera mundur.

Artikel lengkap tentang keberadaan pasukan Rusia itu bisa Anda baca di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.