Puluhan Anggota ISIS yang Tersisa Keluar dari Terowongan Persembunyian dan Menyerah

Kompas.com - 25/03/2019, 05:40 WIB
Asap tebal menguar dari benteng terakhir ISIS di desa Baghouz pada 18 Maret 2019. ISIS dilaporkan terdesak di tepi Sungai Eufrat setelah digempur Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang ditopang koalisi AS. AFP/DELIL SOULEIMANAsap tebal menguar dari benteng terakhir ISIS di desa Baghouz pada 18 Maret 2019. ISIS dilaporkan terdesak di tepi Sungai Eufrat setelah digempur Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang ditopang koalisi AS.

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Operasi militer untuk membersihkan sisa anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) di desa Baghouz masih terus dilakukan.

Pada Minggu waktu setempat (24/3/2019), puluhan anggota ISIS disebut keluar dari terowongan persembunyian mereka dan menyerah kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Diwartakan AFP, penyerahan diri itu terjadi setelah SDF mengumumkan kemenangan pasca-merebut desa yang berlokasi di timur Suriah itu.

Baca juga: 6 Aturan Kejam ISIS kepada Jutaan Penduduk Ketika Masih Berkuasa

Jurnalis AFP memberitakan para tawanan yang kebanyakan pria itu keluar dari kamp sementara di Baghouz menggunakan truk pikap.

Beberapa dari anggota ISIS itu mengenakan kain kaftan dari wol di atas jubah gelap mereka dengan ada anggota yang berjanggut tebal.

"Mereka adalah anggota ISIS yang memutuskan keluar dari terowongan dan menyerah. Kemungkinan masih ada yang bersembunyi," ucap juru bicara SDF Jiaker Amed.

Para pemimpin dunia menyambut baik kemenangan di Baghouz. Namun pejabat bidang luar negeri wilayah otonomi Kurdi menegaskan anggota ISIS yang tertangkap masih bisa memberi ancaman.

"Terdapat ribuan anggota, perempuan dan anak-anak, dan berasal dari 54 negara yang masih harus diwaspadai oleh dunia," kata Abdel Karim Omar.

Dia menjelaskan jumlah itu mengalami peningkatan signifikan dalam 20 hari terakhir sejak operasi merebut Baghouz dilaksanakan.

Belum lagi ancaman yang ditimbulkan sel tidur (sleeper cell) ISIS. Karena itu, SDF telah menyatakan bakal memulai fase kedua.

Komandan tertinggi SDF Mazloum Kobane dalam pidato upacara deklarasi kemenangan menuturkan, mereka bakal menargetkan sel tidur tersebut.

ISIS yang diserang baik oleh Suriah maupun Irak telah berubah dari pssukan teritorial menjadi kelompok kecil yang melakukan serangan bit-and-run.

"Sel tidur mereka (ISIS) merupakan ancaman terbesar bagi kawasan ini maupun dunia," tutur Kobane dalam upacara di ladang minyak Al Omar.

Adapun dukungan terbesar SDF berasal dari koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) yang memberi bantuan udara maupun pelatihan tempur.

Baca juga: Ribuan Anggota ISIS dari 54 Negara yang Ditahan SDF Kini Bak Bom Waktu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X