Arab Saudi: Dunia Tak Perlu Ikut Menyelidiki Pembunuhan Khashoggi

Kompas.com - 15/03/2019, 11:31 WIB
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. AFP/MOHAMMED AL-SHAIKHJurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

JENEWA, KOMPAS.com - Pejabat Arab Saudi menolak tawaran adanya penyelidikan internasional untuk mengungkap kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Sekitar 30 negara Barat, termasuk seluruh anggota Uni Eropa, menyerukan Saudi untuk bekerja sama dengan investigasi yang dipimpin PBB.

Khashoggi, kolumnis The Washington Post, dibunuh pada 2 Oktober 2018 di kantor Konsulat Saudi di Istanbul oleh tim beranggotakan 15 orang.

Baca juga: Interpol Terbitkan Red Notice untuk 20 Tersangka Pembunuh Khashoggi

Komisi HAM Saudi Bandar bin Mohammed al-Aiban dalam pertemuan Dewan HAM PBB berkata pembunuhan Khashoggi merupakan "kejahatan keji" dan "kecelakaan yang disayangkan".

Dilansir Al Jazeera Kamis (14/3/2019), Aiban menuturkan para pelaku sudah menjalani tiga sidang. Namun, dia menolak mengungkap detil serta identitas mereka.

Tahun lalu, juru bicara jaksa penuntut Saudi menyatakan mereka mengadili 11 orang yang dianggap bertanggung jawab, dengan lima di antaranya dituntut hukuman mati.

Sejumlah negara Barat menuding Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) sebagai aktor intelektual. Tuduhan yang dibantah oleh Riyadh.

Aiban menegaskan keadilan di Saudi telah mengikuti hukum internasional dan mengklaim mereka sudah transparan dalam menerapkannya.

"Kerajaan tidak akan menerima intervensi dunia dalam urusan domestik maupun penegakan hukum kami," tutur Aiban dalam sidang di Jenewa.

Agnes Callamard, penyelidik PBB untuk kejahatan ekstrayudisial berujar, otoritas Saudi tidak merespon tawaran mereka untuk terlibat dalam investigasi Khashoggi.

Jurnalis Al Jazeera Neave Barker mengungkap, terdapat rasa frustrasi dari anggota dewan karena Saudi bisa mengubur tuduhan pelanggaran HAM menggunakan dukungan diplomatik sekutunya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X