Interpol Terbitkan "Red Notice" untuk 20 Tersangka Pembunuh Khashoggi

Kompas.com - 15/03/2019, 09:34 WIB
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.via Sky News Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

ANKARA, KOMPAS.com - Interpol menerbitkan red notice untuk 20 orang warga Arab Saudi yang terkit dengan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Penerbitan red notice itu merupakan permintaan dari pemerintah Turki. Demikian Kementerian Kehakiman Turki, Kamis (14/3/2019).

Para tersangka, yang disebut sebagai tim eksekusi yang pulang ke Arab Saudi setelah membunuh Khashoggi di Istanbul, kini terancam ditangkap polisi di seluruh dunia.

Baca juga: Di Dewan HAM PBB, 36 Negara Kompak Kecam Saudi atas Kematian Khashoggi


Kementerian Kehakiman Turki mengatakan, pihaknya meminta penerbitan dua red notice yaitu 18 orang pada 15 November tahun lalu dan untuk dua orang lainnya pada 21 Desember lalu.

Interpol sendiri baru menerbitkan red notice itu pada 1 Maret sebagai bagian dari permintaan Turki terkait penyidikan pembunuhan yang dilaksanakan Kejaksaan Istanbul.

Pemerintah Turki menuding para tersangka datang ke negeri itu khusus untu membunuh Khashoggi, lengkap dengan tim khusus yang bertugas menghilangkan jenazah sang jurnalis.

Sementara itu, pemerintah Saudi kembali menegaskan menolak semua seruan terkait digelarnya investigasi internasional dalam kasus ini.

Pemerintah Saudi bersikukuh telah memiliki kemampuan yang cukup untuk membawa para pelaku ke ruang pengadilan.

Baca juga: PBB: Pembunuhan Brutal Jamal Khashoggi Dilakukan oleh Saudi

Ketua delegasi Saudi ke Dewan HAM PBB di Geneva, Bandar bin Mohammed Al Aiban menegaskan, negerinya sudah melakukan semua cara untuk mengungkap kasus pembunuhan Khashoggi.

Al Aiban menegaskan, semua seruan untuk "menginternasionalisasi" penyidikan sama dengan mengganggu urusan dalam negeri Saudi.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X