Kompas.com - 05/03/2019, 11:40 WIB

DAZHI, KOMPAS.com - Seorang ibu di Provinsi Hubei, China, ditangkap polisi setelah anaknya terekam sedang pipis di dalam bus.

Rekaman kamera pengawas menunjukkan insiden itu di Dazhi pada Sabtu pekan lalu (2/3/2019). Sebagaimana dilaporkan SCMP Senin (4/3/2019).

Baca juga: Turis di China Biarkan Anaknya Pipis di Lantai Situs Kota Terlarang

Dalam rekaman CCTV, nampak si ibu malah menyuruh putranya untuk pipis di tempat sampah yang terletak di lantai bus, dengan aksinya dilihat si sopir.

Ibu itu bergegas ke kursi depan dan berdebat dengan sopir setelah dia mengeluhkan perilakunya yang dianggap "tidak beradab".

Di tengah argumen keduanya, ibu yang diketahui bermarga Chen tersebut membanting pintu kompartemen dan meraih kerah si sopir saat dia menyetir.

Dilansir Pear, seorang polisi menjelaskan Chen bersikukuh si anak harus ke toilet. Jadi, dia menyuruhnya supaya kencing di bak sampah.

"Si sopir melihatnya dan langsung berkata ibu itu tak beradab," kata polisi. "Ibu itu marah dan membanting pintu serta menyerang sopir," lanjutnya.

Sopir yang tak diberitakan identitasnya tersebut dengan tenang menepi dan menghubungi polisi di tengah serangan yang dilancarkan Chen.

Chen pun ditahan dengan tuduhan karena menimbulkan keresahan publik. Kasus tersebut saat ini tengah diinvestigasi Kepolisian Dazhi.

Warganet bereaksi dengan sebagian menyatakan seharusnya Chen memakaikan popok atau memilih berhenti di stasiun terdekat.

"Setiap orang tentu tidak bisa menahan keinginan untuk kencing. Namun, apa yang dilakukan ibu itu jelas salah," ucap seorang pengguna.

Kasus di Dazhi terjadi setelah serangkaian serangan bus di China. Termasuk pada Oktober 2018 di mana seorang penumpang sopir bus karena pemberhentiannya terlewat.

Serangan itu membuat sopir banting setir dan menyebabkan bus terjun bebas ke Sungai Yangtze yang berlokasi di Chongqing, membunuh 15 orang.

Baca juga: Digigit Laba-laba Black Widow, Pria Kanada Tak Bisa Kencing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.