Kekuatan ISIS Tinggal Tersisa 500 Orang

Kompas.com - 11/02/2019, 12:30 WIB
Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berjaga di garis depan desa Baghouz, di luar Deir Azzor, yang berbatasan dengan Irak. AFP / DELIL SOULEIMANAnggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berjaga di garis depan desa Baghouz, di luar Deir Azzor, yang berbatasan dengan Irak.
|

DAMASKUS, KOMPAS.com — Kekuatan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS), menurut sejumlah laporan, tinggal tersisa 500 orang yang bertahan di lokasi seluas lima kilometer persegi di wilayah utara Suriah.

Pada 2014, ISIS merebut wilayah yang cukup luas di Irak dan Baghdad sebelum kemudian mendeklarasikan sebuah kekalifahan.

Saat itu, wilayah yang dikuasai ISIS kurang lebih sama dengan luas Inggris Raya dengan hampir 8 juta orang hidup di kawasan itu.

Baca juga: Upaya Kudeta terhadap Pemimpin ISIS Dikabarkan Berlangsung Sengit

Namun, serangan udara dan operasi militer bertubi-tubi di Irak dan Suriah berhasil mendorong ISIS hingga ke pertahanan terakhirnya.

Kini sisa-sisa kekuatan ISIS terjepit di sebuah kantong pertahanan di provinsi Deir Ezzor, Suriah, tak jauh dari perbatasan Irak.

Mustafa Bali, juru bicara Tentara Demokratik Suriah ( SDF) yang disokong AS, mengatakan, pasukannya kini memasuki "pertempuran akhir" melawan ISIS.

Kantong pertahanan ISIS di dekat perbatasan Irak itu hanya terdiri atas dua desa kecil. 

Namun, ISIS masih memiliki beberapa wilayah di Suriah yang saat ini berada di bawah kendali Rusia dan pemerintah Suriah.

Seorang perwira senior SDF Redur Xelil kepada Reuters mengatakan, dia berharap pertahanan terakhir ISIS bisa direbut akhir Februari ini.

Naun, dia memperingatkan, ISIS tetap akan menjadi ancaman serius meski kantong pertahanan terakhir mereka bisa direbut.

Setelah merebut wilayah yang cukup luas, ISIS perlahan namun pasti kehilangan satu per satu wilayahnya.

Baca juga: Pasukan Kurdi Suriah Telah Merebut Kembali Lebih dari 99 Persen Wilayah ISIS

Puncaknya pada 2017, ketika kota Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah direbut pasukan pemerintah disokong koalisi pimpinan AS.

Saat ini, keberadaan pemimpin Irak Abu Bakr al-Baghdadi tidak diketahui, tetapi diyakini dia masih hidup.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X