Upaya Kudeta terhadap Pemimpin ISIS Dikabarkan Berlangsung Sengit

Kompas.com - 11/02/2019, 09:17 WIB
Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam. APPemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam.

DAMASKUS, KOMPAS.com — Detail baru upaya kudeta terhadap Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi diungkapkan salah seorang saksi mata.

Si saksi tersebut, Jumah Hamdi Hamdan, mengatakan, bentrokan antara pelaku kudeta dan pengawal Baghdadi terjadi di Keshma, sebuah desa dekat Baghouz.

Baca juga: Pemimpin ISIS Selamat dari Upaya Kudeta oleh Anggotanya Sendiri

Kepada The Guardian, Minggu (10/2/2019), Hamdan mengungkapkan pelaku yang merupakan anggota asing ISIS itu berusaha menangkap Baghdadi pada September 2018.

"Saya menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Pertempurannya berlangsung sengit. Kebanyakan dari pelaku merupakan orang Tunisia," ungkap Hamdan.

Saksi berumur 53 tahun itu melanjutkan, banyak yang terbunuh dalam pertempuran yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Baghdadi kemudian berpindah ke Baghouz sebelum melarikan diri ke kawasan gurun di awal Januari. Pernyataan itu mendapat dukungan dari intelijen regional.

Sementara pejabat senior dari Pasukan Demokratik Suriah (SD) berujar, si pelaku didukung anggota asing lain dari Maroko dan Aljazair.

Komandan garis depan di Baghouz dengan nama gerilya Adnan Afrini itu mengatakan, mereka tidak berpikir Baghdadi bakal di Keshma setelah insiden tersebut.

"Pertempuran antara pelaku kudeta dan pengawal Baghdadi sangat sengit. Kelompok penyerang itu dikepung, dan akhirnya dieksekusi," kata Afrini.

Hamdan menuturkan, Baghdadi dan pengawalnya berada di kawasan sekitar Keshma dan Baghouz selama enam bulan sebelum melarikan diri.

Selama di sana, Baghdadi dikatakan jarang bepergian serta berusaha bersikap wajar. "Namun, kami tahu dia ada di sana karena menggunakan mobil Opal merah," ujarnya.

ISIS kemudian mengumumkan hadiah uang bagi penangkap Abu Muath al-Jazairi yang diduga merupakan dalang utama upaya kudeta tersebut.

Baca juga: 27 Anak-anak Anggota ISIS di Irak Kembali Pulang ke Rusia



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X