Pasukan Kurdi Suriah Telah Merebut Kembali Lebih dari 99 Persen Wilayah ISIS

Kompas.com - 08/02/2019, 15:44 WIB
Pemuda Kurdi Suriah ketika menggelar parade militer di Afrin (28/1/2018). AFP / DELIL SOULEIMANPemuda Kurdi Suriah ketika menggelar parade militer di Afrin (28/1/2018).

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pasukan pimpinan Kurdi di Suriah telah berhasil merebut kembali lebih dari 99 persen wilayah yang sempat dikuasai ISIS, menjadikan wilayah kekhalifahan tersisa kurang dari 1 persen.

" Pasukan koalisi dan sekutu Kurdi di Suriah telah merebut kembali sekitar 99,5 persen wilayah yang sempat dikuasai ISIS," kata Wakil Komandan Koalisi Pimpinan AS, Mayor Jenderal Christopher Ghika, dalam pernyataannya, Kamis (7/2/2019).

Ukuran tersebut apabila dibandingkan dengan wilayah terluas pada puncak kekuasaan ISIS saat diproklamirkan di Suriah dan Irak pada Juni 2014, yang disebut hampir seluas negara Inggris.

Kelompok teroris itu kini tersisa di sebidang tanah kecil di dekat Desa Baghouz di Suriah timur, di mana banyak penduduknya telah melarikan diri atau menyerahkan diri sebelum serangan terakhir.

Baca juga: Makin Terdesak, ISIS di Suriah Gunakan Warga Sipil sebagai Perisai

"Anggota kelompok teroris itu berusaha kabur dengan bersembunyi di antara perempuan dan anak-anak yang berusaha menyelamatkan diri dari pertempuran," kata Ghika seperti dikutip AFP.

"Tapi taktik itu tidak akan berhasil karena rekan-rekan Suriah kami tetap fokus menemukan ISIS di mana pun mereka bersembunyi, sementar rekan Irak kami telah mengamankan perbatasan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, wilayah terakhir ISIS kini tersisa di dusun gurun Baghouz yang sebagian besar telah dikuasai Pasukan Demokratik Suriah (SDF), dengan kedua pihak hanya dipisahkan bukit kecil.

Namun SDF terpaksa menghentikan serangan ke wilayah ISIS, setelah kelompok teroris itu menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia.

ISIS memaksa perempuan dan anak-anak, termasuk anggota keluarga para milisi, untuk tetap berada di dekat medan pertempuran. "Mereka menempatkan warga sipil di garis depan," kata juru bicara SDF di Deir Ezzor, Adnan Afrin.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menyebutkan, ada lebih dari 36.000 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak dari keluarga milisi, telah melarikan diri melalui koridor kemanusiaan yang dibuka SDF.

Dari ribuan orang tersebut, diketahui ada sekitar 3.100 anggota kelompok militan yang ikut melarikan diri.

Sementara Presiden AS Donald Trump optimistis wilayah kekuasaan ISIS akan berhasil direbut seluruhnya pada pekan depan.

"Harus diumumkan secara resmi soal waktu, kemungkinan pekan depan, bahwa kita akan membebaskan 100 persen wilayah khalifah (ISIS)," kata Trump dalam pidato di Kementerian Luar Negeri, Rabu (6/2/2019).

Baca juga: Trump Yakin Wilayah ISIS 100 Persen Akan Musnah pada Pekan Depan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X