Trump: Selamat Tahun Baru untuk "Haters" dan Media Berita Palsu

Kompas.com - 02/01/2019, 17:50 WIB
Presiden AS Donald Trump bersiap memasuki Air Force One yang akan membawanya ke Singapura untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. AFP/SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump bersiap memasuki Air Force One yang akan membawanya ke Singapura untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, Tahun Baru menjadi kesempatan untuk introspeksi diri dan menyusun resolusi baru.

Bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Tahun Baru menjadi kesempatan untuk menyerukan pesan kepada semua orang melalui pesan di Twitter dengan memakai huruf besar.

Dalam kicauannya pada Selasa (1/2/2018), pria berusia 72 tahun itu meminta agar masyarakat, termasuk para pembencinya dan media, untuk tenang dan menikmati perjalanan pemerintahannya pada tahun yang baru ini.

Baca juga: Trump Menantikan Pertemuan Baru dengan Kim Jong Un

"Selamat Tahun Baru untuk semuanya, termasuk haters dan media berita palsu," cuitnya.

"2019 akan menjadi tahun luar biasa bagi mereka yang tidak menderita akibat sindrom kegilaan Trump," lanjutnya.

"Tetap tenang dan nikmatilah perjalanan, hal hebat sedang terjadi pada negara kita," imbuhnya.

Kicauan tersebut kemudian dilanjutkan dengan unggahan yang lebih konvensional dan tidak seluruhnya memakai huruf besar.

"Selamat Tahun Baru," kicau Trump.

Suami Melania Trump ini kerap menyinggung soal media yang ditudingnya menyebarkan berita bohong. Dia pernha menyebut berita palus dapat memicu perang.

Dia menyatakan media dengan sengaja menyebabkan perpecahan besar dan ketidakpercayaan.

"Mereka (berita palsu) juga bisa menyebabkan perang. Mereka sangat berbahaya dan sakit," katanya pada Agustus lalu.

Di awal tahun ini, Trump juga menantikan pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Pernyataan ini dia sampaikan usai Kim menyampaikan pidato tahunan terkait denuklirisasi.

"Saya tentu sangat menantikan pertemuan dengan Pemimpin Kim yang menyadari dengan baik Korea Utara punya potensi ekonomi bagus," cuit Trump.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X