China Kecam Rencana AS Bangun Komando Luar Angkasa

Kompas.com - 19/12/2018, 20:51 WIB
Ilustrasi astronot di luar angkasa 1971yesIlustrasi astronot di luar angkasa

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China menentang rencana Amerika Serikat untuk membangun komando luar angkasa yang bertugas mengontrol operasi militer di luar angkasa.

Beijing menyebut rencana Washington itu sebagai tindakan "mempersenjatai" ruang angkasa.

"China secara konsisten mengusulkan penggunaan wilayah luar angkasa secara damai dan menentang tindakan mempersenjatai maupun perlombaan persenjataan luar angkasa," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying dalam konferensi pers, Rabu (19/12/2018).

"Kami menentang tindakan lebih jauh yang akan mengubah wilayah luar angkasa sebagai medan peperangan baru," tambahnya, seperti dilansir AFP.

Baca juga: Trump Perintahkan Pentagon Bentuk Komando Luar Angkasa

Sebelumnya, pada Selasa (18/12/2018), Presiden AS Donald Trump memerintahkan kepada Pentagon untuk segera membentuk Komando Luar Angkasa, yang akan memegang kendali penuh dalam operasi militer di luar angkasa.

"Saya memerintahkan pembentukan, yang konsisten dengan hukum AS, Komando Luar Angkasa Amerika Serikat, sebagai Komando Tempur Gabungan yang fungsional," kata Trump dalam memo kepada Menteri Pertahanan Jim Mattis.

Jika rencana Komando Luar Angkasa ini terlaksana, maka kemungkinan SpaceCom akan menjadi komando tempur ke-11 Pentagon, setara dengan komando tempur terkenal lainnya, seperti Komando Sentral dan Komando Eropa.

Pada Juni, Trump juga telah menyampaikan keinginannya untuk menciptakan Angkatan Luar Angkasa yang akan menjadi bagian cabang militer AS yang baru.

Namun rencana pembentukan Angkatan Luar Angkasa tersebut belum sepenuhnya dapat dilakukan karena masih membutuhkan persetujuan dari Kongres.

Pembentukan Angkatan Luar Angkasa juga dipandang akan memicu perselisihan di Pentagon, terutama dengan Angkatan Udara yang selama ini bertanggung jawab untuk keamanan wilayah udara, termasuk sebagian besar operasi ruang angkasa AS.

Sebenarnya tidak hanya AS, China juga telah memperkuat kemampuannya di bidang luar angkasa dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: AS Bentuk Pasukan Luar Angkasa untuk Tangkal Rusia dan China

Awal bulan ini, Beijing telah meluncurkan kendaraan yang akan mendarat di sisi jauh Bulan, hal yang baru pertama kali dilakukan di dunia.

Langkah ini dianggap akan meningkatkan ambisi China untuk menjadi negara adikuasa luar angkasa.

Pada 2013 lalu, China juga telah berhasil mendaratkan perangkat penjelajah pertamanya di permukaan Bulan yang diberi nama Yutu, yang berarti "Kelinci Bulan".



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X