Trump Perintahkan Pentagon Bentuk Komando Luar Angkasa

Kompas.com - 18/12/2018, 23:53 WIB
Ilustrasi astronot di luar angkasa 1971yesIlustrasi astronot di luar angkasa

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan kepada Departemen Pertahanan untuk segera membentuk komando khusus yang akan mengendalikan operasi militer di luar angkasa.

Komando Luar Angkasa tersebut nantinya akan menjadi struktur keorganisasian baru di dalam Pentagon.

Dilansir dari AFP, perintah tersebut akan terpisah dari tujuan Trump membangun cabang militer baru yang disebut Angkatan Luar Angkasa, meski tidak menutup kemungkinan akan mengarah pada hal yang sama.

"Saya memerintahkan pembentukan, yang konsisten dengan hukum AS, Komando Luar Angkasa Amerika Serikat, sebagai Komando Tempur Gabungan yang fungsional," kata Trump dalam memo kepada Menteri Pertahanan Jim Mattis, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: AS Bentuk Pasukan Luar Angkasa untuk Tangkal Rusia dan China

Berbicara di Pusat Luar Angkasa Kennedy di Cape Canaveral, Florida, Wakil Presiden Mike Pence menyampaikan, Komando Luar Angkasa AS akan bertugas mengintegrasikan kemampuan dari semua cabang militer.

"Ini akan mengembangkan doktrin, taktik, teknik, dan prosedur ruang angkasa yang akan memungkinkan para pejuang kami untuk membela bangsa di era yang baru," kata Pence.

Jika rencana Komando Luar Angkasa ini terlaksana, maka kemungkinan SpaceCom akan menjadi komando tempur ke-11 Pentagon, setara dengan komando tempur terkenal lainnya, seperti Komando Sentral dan Komando Eropa.

Pada Juni, Trump menyampaikan keinginannya untuk menciptakan Angkatan Luar Angkasa yang akan menjadi bagian cabang militer AS yang sepenuhnya baru, setelah Angkatan Laut, Korps Marinir, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.

Trump bersikeras langkah pembentukan angkatan militer baru tersebut diperlukan untuk mengatasi kerentanan di luar angkasa, serta menegaskan dominasi AS di orbit Bumi.

Namun rencana pembentukan Angkatan Luar Angkasa tersebut belum sepenuhnya dapat dilakukan karena masih membutuhkan persetujuan dari Kongres.

Rencana tersebut telah banyak mendapat kritikan dan pandangan skeptis berkenaan dengan masalah undang-undang serta biaya dan masalah birokrasi yang harus dilalui.

Penciptaan Angkatan Luar Angkasa juga dipandang akan memicu perselisihan di dalam Pentagon, terutama dengan Angkatan Udara yang selama ini telah bertanggung jawab untuk keamanan wilayah udara termasuk sebagian besar operasi ruang angkasa AS.

Baca juga: Trump Ingin AS Dominasi Penjelajahan Luar Angkasa, Bulan, dan Mars



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X