Nama Donald Trump Diabadikan untuk Spesies Baru Amfibi Mirip Cacing

Kompas.com - 19/12/2018, 11:35 WIB
Presiden AS Donald Trump membuat bingung media di dunia karena pernyataan kasarnya. Saul Loeb / AFPPresiden AS Donald Trump membuat bingung media di dunia karena pernyataan kasarnya.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Satu spesies baru amfibi yang memiliki wujud seperti cacing dan hidup dengan menggali tanah telah diberi nama sesuai dengan nama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Spesies yang tidak memiliki indera penglihatan itu secara resmi diberi nama Dermophis donaldtrumpi.

Pemberian nama makhluk yang pertama kali ditemukan di Panama itu berkat peran seorang CEO perusahaan yang telah memenangkan hak penamaan dalam lelang yang digelar organisasi nonprofit, Rainforest Trust.

Aidan Bell, CEO perusahaan EnviroBuild, yang berbasis di London, Inggris, memenangkan hak penamaan spesies baru itu setelah menawar 25.000 dollar AS (lebih dari Rp 350 juta) dalam lelang.


Baca juga: Ratusan Spesies Baru Ditemukan Tahun Ini, Ini 4 yang Paling Unik

Melansir dari Russian Times, penamaan spesies baru itu telah resmi dan para ilmuwan akan menggunakan nama Dermophis donaldtrumpi itu saat mempublikasikan penemuan mereka dalam literatur, dengan catatan telah melalui proses pemeriksaan.

Spesies baru itu masih masuk dalam famili caecilian, yang mencakup lebih dari 200 spesies, dengan sebagian besar lebih banyak hidup di bawah tanah, cukup berkebalikan dengan Trump yang justru banyak tampil di muka publik.

"Itu adalah nama yang sempurna. Caecilian diambil dari bahasa Latin, caecus, yang berarti buta. Sangat cocok untuk mencerminkan visi strategis yang secara konsisten ditunjukkan Presiden Trump terhadap perubahan iklim," kata Bell.

Pernyataan Bell tersebut mengacu pada sikap Trump yang dikenal sebagai pemimpin negara yang paling menolak isu perubahan iklim, bahkan sempat menegaskan jika dirinya tidak percaya akan adanya perubahan iklim.

Bell menegaskan bahwa penamaan spesies itu tidak memiliki tujuan politik apa pun. Meski kemudian dia kembali mengaitkan sosok presiden AS dengan sifat spesies baru tersebut.

"Genus dermophis ini dikenal menumbuhkan lapisan kulit ekstra yang kemudian akan dikelupas dan dimakan oleh hewan yang lebih muda. Perilaku yang dikenal dengan istilah dermatrophy."

"Sebagai metode untuk memastikan anak-anak mereka bertahan hidup, Donald Trump lebih suka memberi mereka peran tinggi di Ruang Oval," tulis Bell dalam blog miliknya.

Spesies baru amfibi ini ternyata bukan pertama kalinya yang diberi nama sesuai dengan Donald Trump.

Tahun lalu, spesies serangga ngengat berleher kuning telah diberi nama Neopalpa donaldtrumpi karena kemiripannya dengan penampilan Trump yang memiliki rambut pirang.

Baca juga: Seukuran Bulir Beras, Spesies Baru Kuda Laut Ini Ditemukan di Jepang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X