Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/12/2018, 11:35 WIB
|

"Sehingga kedua pihak hanya akan bertukar retorika sebagai manuver untuk memperkuat posisi dalam negosiasi di masa depan," ujad ia.

Rencana pengesahan undang-undang pembantukan militer Kosovo ini muncul di saat hubungan Kosovo dan .Serbia berada di titik terendah.

Ketegangan semakin terasa setelah bulan lalu Kosovo memberlakukan bea masuk sebesar 100 persen untuk barang-barang produksi Serbia.

Langkah ini dilakukan Kosovo sebagai pembalasan atas upaya Servia "menyabotase" negara itu dari kancah internasional.

Serbia sudah lama berupaya memblokir keanggotaan Kosovo di berbagai organisasi internasional termasuk PBB.

Baca juga: Serbia-Kosovo Rujuk, Kembalikan 6 Menit yang Hilang dari Jam Eropa

Belum lama ini, Serbia bahkan menggelar kampanye diplomatik untuk membujuk berbagai negara mencabut pengakuan mereka atas kedaulatan Kosovo.

Belgrade mengklaim puluhan negara sudah mencabut pernyataan itu, meski Pristina bersikukuh sebanyak 115 negara mengakui kedaulatan Kosovo.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.