Kompas.com - 06/12/2018, 16:51 WIB

Dalam telepon itu, Khalid memberi tahu jurnalis 59 tahun untuk pergi ke Istanbul guna mengurus keperluannya, dan menjamin keamanan si jurnalis.

Tidak diketahui apakah Khalid mengetahui Khashoggi dibunuh. Namun dilaporkan Khalid menelepon Khashoggi atas permintaan kakaknya, MBS.

Khalid langsung membantah laporan yang dikeluarkan The Post melalui kicauannya di Twitter. Dia menegaskan kontak terakhirnya dengan Khashoggi terjadi pada 26 Oktober 2017.

Di twit kedua, Khalid mengunggah paragraf berisi respon yang memperkuat alibinya dengan mempersilakan aparat mengecek teleponnya.

Kolumnis The Post itu dibunuh sesaat setelah memasuki gedung konsulat untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Dari bukti rekaman pembunuhan yang diklaim diperoleh aparat Turki, Khashoggi dibunuh dengan cara dicekik, kemudian jenazahnya dimutilasi.

Potongan jenazah Khashoggi dilenyapkan menggunakan cairan asam sebelum dibuang ke saluran air.

Baca juga: Usai Bertemu CIA, Anggota Senat AS Sebut MBS Gila dan Berbahaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.