Kompas.com - 03/12/2018, 21:59 WIB
Macan tutul. srilankabiggamesafarisMacan tutul.

GANDHINAGAR, KOMPAS.com - Otoritas kepolisian hutan di Gujarat, India, menggunakan metode tak biasa untuk menangkap seekor macan tutul yang diduga sudah membunuh manusia.

Diwartakan Newsweek Senin (3/12/2018), mereka bakal menggunakan umpan manusia yang sebelumnya sudah dikunci dalam kandang untuk memancing kucing besar tersebut.

Baca juga: Macan Tutul Gunung Lawu Masuk Permukiman, Terkam 8 Ekor Kambing

Macan tutup itu diduga sudah menerkam tiga orang, dua di antaranya anak-anak, dan melukai lima orang lainnya sejak pertengahan November.

Korban terakhir teridentifikasi bernama Mathuri Ganava. Times of India melaporkan dia diterkam ketika mengumpulkan kayu bakar pada 28 November.

Macan tutul itu menyergap Ganava dan menyeretnya ke semak-semak. Masyarakat menemukan potongan tubuhnya tak jauh dari tempatnya diserang.

Kepala konservasi hutan regional SK Shrivastava menjelaskan, pihaknya sudah menggunakan kandang yang dipasangi umpan binatang.

Namun, cara itu tidak bisa menarik si macan tutul. Karena itu, polisi hutan memutuskan menggunakan langkah ekstrem itu pekan lalu.

Tim berjumlah tiga orang ditempatkan dalam satu dari sembilan kandang yang ditempatkan di seluruh hutan, dan mereka dibiarkan di sana semalaman.

"Saya mengakui cara yang kami terapkan tak biasa. Namun, kadang sebuah percobaan perlu dilakukan," kilah Shrivastava.

Tiga itu adalah polisi hutan Vijay Bamania, pemburu terlatih bersenjatakan obat bius, serta seorang dokter hewan yang bertugas memastikan macan tutul itu pingsan.

Shrivastava menjelaskan, kandang yang digunakan biasanya dipakai untuk menjebak monyet, dan menjamin keamanannya.

"Kandang itu terkunci dengan baik. Para petugas juga bisa saling mengawasi dan memberi tahu jika macan tutul itu datang," terang Shrivastava.

Bamania berkata, dia tidak takut dan menegaskan sudah menjadi tugasnya untuk melindungi masyarakat sekitar agar tak jatuh korban lanjutan.

Dia berharap bisa menjatuhkan macan tutul itu menggunakan alat bius. Namun, polisi hutan bisa mengambil langkah dengan tegas dengan membunuhnya.

Baca juga: Ingin Selamatkan Macan Tutul yang Terluka, Pria di India Justru Diserang



Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X